Meski Dilempari Batu, Deninteldam I/BB Amankan 3 Ons Sabu

1121
Kaur Opini Medtak Pendam I/BB Kapten (Inf) Yamin Sohar (Tengah) saat memaparkan tangkapan sabu Deninteldam I/BB

tobasatu, MEDAN | Tim khusus (Timsus) Deninteldam I/BB menyita sabu-sabu sebanyak 3 ons yang ditaksir bernilai Rp300 juta yang diamankan dari dua orang pengedar. Sempat terjadi pelemparan batu saat penangkapan salah seorang pengedar.

Kedua pengedar itu adalah Satria Gunawan alias Igun (35) warga Jl Perwira I, Kel Pulo Brayan Bengkel, Kec Medan Timur dan Nasir (46) warga Jl Pasar Lama Gudang Kapur, Kec Medan Labuhan.

Diterangkan oleh Kaur Opini Medtak Pendam I/BB, Kapten (Inf) Yamin Sohar, Selasa (10/11/2015) di Makodeninteldam I/BB, Jl Beringin Raya, Medan Helvetia, Igun ditangkap setelah adanya info transaksi sabu di Warung Deso, Jl Gaperta Ujung Medan, Senin (9/11/2015) sekitar pukul 13.00 WIB. Berdasarkan perintah Dan Deninteldam I/BB, Timsus bergerak ke warung dimaksud dan melakukan pengamatan serta penyamaran. Begitu melihat pria dengan ciri-ciri yang disebutkan akan bertransaksi sabu sembari membawa bungkusan plastik hitam, Timsus melakkan penangkapan. Setelah diperiksa, bungkusan itu berisi sabu seberat 200 gram. Selanjutnya Igun berikut barang bukti sabu, 1 KTP atas nama Satria Gunawan dan 1 dompet dibawa ke Makodeninteldam I/BB.

Dari hasil pemeriksaan, Igun dibawa oleh Timsus untuk melakukan pengembangan. Sasarannya rumah Zulhadi Harahap di Jl Karya Setuju No 25 Medan. Penyergapan ini dibantu pula oleh personel Kodim 0201/BS. Disaksikan Abu, selaku Kepala Lingkungan (Kepling) setempat, petugas melakukan penggrebekan. Sayangnya, Zulhadi Harahap bisa kabur saat itu. Rumah tersebut kemudian digledah oleh Timsus.

Dari situlah ditemukan dua bungkus sabu-sabu dengan total 53,14 gram, 4 butir pil ekstasi, 1 timbangan elektronik, 1 bong, 1 alat pres plastik, 1 mesin penghitung uang, 1 receiver CCTV, 1 tabung oksigen, 1 alat penghisap sabu elektronik, 1 STNK kreta Yamaha Vixion BK 2985 PAQ atas nama Ersanda br Sembiring, 4 buku catatan penjualan, 4 mancis, 2 buku tabungan masing-masing BCA dan Bank Mandiri atas nama Zulhadi Harahap, 1 slip transfer Bank Mandiri atas nama Zulhadi Harahap, 1 foto pengantin Zulhadi Harahap, 6 lembar prin koran BNI atas nama Hasfansyah Lubis dan 1 HP merek Samsung. “Igun ini mengaku akan digaji oleh Zulhadi Rp1 juta,” bilangnya.

BACA JUGA  Agar Hubungan Baik dengan Masyarakat Tetap Terjalin, Satgas TMMD Diminta Jaga Sopan Santun

Lalu setelah penangkapan Igun ini, tambah Yamin, di hari yang sama Timsus mendapat info lagi soal adanya peredaran sabu di Medan Labuhan. Dari situ penyelidikan pun dilakukan. Sambung Yamin, personel kemudian melakukan penyamaran dengan mengajak Nasir bertransaksi. Lokasi transaksi disepakati di rumah Nasir.

Saat akan transaksi, begitu melihat sabu-sabu petugas yang menyamar melakukan penangkapan terhadap Nasir. Disaat bersamaan, warga sekitar yang mengetahui penangkapan Nasir itu coba menghadang.
Mereka melempari batu kepada tim yang melakukan penangkapan. Meski begitu, upaya warga itu tak membuahkan hasil. Nasir diboyong ke Makodeninteldam I/BB dengan barang bukti 30 gram sabu, 18 gram ganja kering, 1 timbangan elektronik, 1 laptop, 1 HP dan 1 bundel plastik klip transparan.

“Sesuai perintah Pangdam I/BB, kita perang akan narkoba. Untuk proses penyidikan lebih lanjut, dua tersangka dan barang buktinya akan kita serahkan ke pihak Polresta Medan,” pungkas Yamin. (ts-04)