Untuk Lapas, Buwas Bawa Buaya Agresif Dari Medan

370
Budi Waseso saat menyambangi Taman Buaya Asam Kumbang, Sungghal. (tobasatu.com/Chandra Sembiring)

tobasatu.com, Medan | Sepertinya wacana Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Budi Waseso (Buwas) untu membuat lapas yang dikelilingi buaya tidak main-main.

Rabu (11/11/2015) Buwas berkunjung ke lokasi Penangkaran Buaya, Asam Kumbang, Sunggal, Medan, Sumatera Utara. Ia ingin melihat buaya yang agresif bila Lapas dikelilingi buaya terwujud. Buwas tampak langsung berkeliling memantau ribuan buaya yang ada.

Bahkan, sesekali ia mengabadikan beberapa buaya yang masih keci. Sebutnya, bukan hanya di Medan, kedepan dia akan tinjau tempat penakaran buaya di Sulawesi dan Papua. “Kedepan saya akan berkunjung ke Sulawesi dan Papua untuk melihat buaya yang agresif. Begitu bandar narkoba berupaya melarikan diri langsung dimakan buaya,” katanya.

Selain itu kata Buwas, apabila terwujud Lapas buaya akan dibuat seperti kolam berisi buaya yang ditengahnya tempat kurungan bagi bandar narkoba. Karena itu, buaya akan mengawasi para bandar di penjara. Namun, Lapas Buaya masih tahap menelitian di Kementerian Hukum dan Ham.

“Masih dalam tahap penelitiakn dari Kementrian. Bila nanti terwujud, Bila terwujud pasti ada buaya yang dibawa dari Medan. Bahkan, jumlahnya nanti akan ditentukan hasil penelitian itu,” ujarnya. Ia berharap hasil penelitian bisa keluar secepatnya. Sehingga Lapas buaya untuk para bandar narkoba bisa ada.

Nantinya, seluruh dana pembuatan Lapas buaya dari pemerintah. Oleh sebab itu, kedepannya tergantung Presiden dalam realisasi ini. “Jadi kalau ada Lapas buaya bandar bisa jauh dari jaringannnya, biar enggak bisa bermain bisnis haram itu lagi. Kalau mau lari biar dimakan buaya,” tukasnya. (ts-05)  

BACA JUGA  Dijambret Dua Pria, Pedagang Ayam Terkapar Bersimbah Darah
Loading...
loading...