Berikut Efek Samping Menggunakan Popok untuk Bayi

669
Ilustrasi Bayi/net

tobasatu.com | Di jaman modern seperti saat ini, popok merupakan kebutuhan bagi bayi. Bahkan popok sekali pakai seudah menjadi gaya hidup.

Salah satu faktor penggunaan popok karena karena orangtua tidak mau repot untuk mengganti popok kain setiap kali basah. Namun, ada hal yang harus diperhatikan ketika menggunakan popok sekali pakai.

Bukan hanya mengakibatkan lecet, kulit bayi juga bisa infeksi, jamur, alergi, dan masih banyak lainnya. Berikut tujuh efek samping menggunakan popok untuk bayi, seperti dilansir laman Boldsky.

Kulit menjadi merah

Ini adalah gejala pertama dan utama ketika menggunakan popok. Selalu perhatikan ketika bayi merasa tidak nyaman menggunakan popok.

Popok dapat menyebabkan gatal-gatal, goresan, dan infeksi. Jadi, jangan pernah abaikan gejala ringan ini, karena ini adalah salah satu efek samping penting dari menggunakan popok bayi.

Infeksi pada kulit

Karena kulit bayi sangat halus, bahkan ruam kecil dapat menyebabkan infeksi di daerah tersebut. Hal ini terjadi ketika popok menggosok pada kulit bayi, dan menyebabkan gatal.

Infeksi saluran kemih

Saat menggunakan popok kain katun biasa, Anda harus mengganti popok setiap kali ketika basah. Tapi, ketika Anda menggunakan popok sekali pakai untuk waktu yang lama, kemungkinan lebih bahwa bayi Anda akan menderita infeksi saluran kencing. Ini lebih umum di antara bayi perempuan karena faktor anatomi.

Alergi 

Isi yang terkandung dalam popok bisa membuat bayi alergi. Ini bisa terjadi karena aroma yang digunakan untuk menutupi bau busuk atau gel yang digunakan.

Jadi, jika ragu dengan efek samping dari menggunakan popok untuk bayi, selalu perhatikan reaksi alergi ketika menggunakan popok sekali pakai.

Imunitas

Volatile Organic Compounds (VOC) yang terkandung dalam popok dapat memengaruhi kekebalan bayi Anda. Sistem kekebalan tubuh yang buruk dapat menyebabkan infeksi dan

BACA JUGA  Hobby Nonton Film Porno Membuat Pria Lebih Feminim

radang. Jika anak Anda menderita infeksi berulang, selalu perhatikan popok bayi yang Anda gunakan.  (ts)