‘Rumah Hantu’ di Pesta Budaya Bunga dan Buah

519
Kondisi Gedung Kesenian Kab Karo yang berada di Taman Mejuah-juah (Open Stage) Berastagi. (tobasatu.com/Chandra Sembiring)

tobasatu.com, Karo | Perhelatan Pesta Budaya Bunga dan Buah yang digagas Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Karo resmi ditutup, Minggu (15/11/2015). Meski kondisi hujan dan lapangan Taman Mejuah-juah tampak berkubang, namun acara itu disambut riuh.

Namun ada yang aneh dalam acara yang sudah tidak digelar beberapa tahun ini, satu bangunan di lokasi Pesta Budaya itu kondisinya semakin hancur dan persis seperti ‘Rumah Hantu’. Bangunan itu merupakan Gedung Kesenian.

Aset Pemkab Karo bernilai miliaran rupiah yang dikelola Dinas Pariwisata Karo itu kini kondisinya sangat kumuh, sebagian fisik bangunan yang terbuat dari kayu sudah lapuk begitu juga dengan genteng yang digunakan sudah berjatuhan.

Tidak diketahui secara pasti mengapa gedung ini tidak dirawat selayaknya, yang pasti bangunan sejatinya sebagai wadah penampung berbagai karya seni di Kabupaten Karo itu sempat menarik perhatian para pengunjung.

“Kenapa gedung itu dibiarkan rusak, padahal gedung itu aset Pemkab Karo. Bagaimana bisa bangunan pemerintah di pusat kota sengaja ditelantarkan. Padahal Berastagi merupakan Daerah Tujuan Wisata (DTW),” ungkap seorang pengunjung Pesta Budaya Bunga dan Buah.

Pun sudah menjadi pusat perhatian, belum ada niat baik pemerintah setempat untuk membenahinya, begitu juga dengan Kepala Dinas Pariwisata Karo yang seharunya memeperhatikan aset seni Kabupaten Karo. (ts-05)

 

BACA JUGA  Gubernur Safari Ramadhan di Pengungsian Korban Erupsi Sinabung
Loading...
loading...