Dipukul Atasan, Bripda Herlina Diopname di Permata Bunda

4029
tobasatu berita medan Dipukul Atasan, Bripda Herlina Diopname di Permata Bunda
Korban pemukulan atasan, Brigadir Dua Herlina Rizkiah Harahap saat mendapat perawatan di RS Permata Bunda. (tobasatu.com)

tobasatu.com, Medan | Bigadir Dua (Bripda) Herlina Rizkiah boru Harahap, mendapat perawatan intensif di ruang Intan No 207, Rumah Sakit Permata Bunda, Jalan SM Raja, Medan, Rabu (18/11/2015).

Petugas Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polsek Medan Timur ini dirawat karena mendapat perlakuan kasar dari atasannya, Kapolsek Medan Timur Kompol Franciska PS Munthe dan Kepala Unit (Kanit) Provos, Aiptu Rizal, Senin (16/11/2015) sore kemarin.

Disebutkan Bripda Herlina dipukul lantaran mengantikan temannya Bripda Suci Pohan piket. Akibat pristiwa itu telinga kiri Herlina korban berdengung.

“Kejadiannya sudah dua hari, saat itu saya menggantikan Suci piket karena dia ada urusan. Saat itu Kapolsek datang dan menanyakan keberadaan teman saya, setelah saya jawab langsung digiring ke ruang kapolsek, selanjutnya saya dan Suci disuruh tampar-tamparan,” katanya kepada sejumlah wartawan.

Katanya lagi, setelah disuruh saling tampar, selanjutnya kapolsek memukul mereka diikuti Aiptu Rizal. “Setelah itu kami ditampar mereka,” katanya lirih.

Sejauh ini pihak Herlina belum melaporkan kejadian pemukulan itu ke Propam Polresta Medan. “Belum ada rencana melaporkan, anak kami masih syok atas peristiwa itu, yang pasti kami keberatan dengan peristiwa ini,” kata R boru Manurung.

Pun Bripda Herlina dianggap telah melakukan kesalahan oleh atasanya, benar ia harus mendapat hukuman. Tetapi, pantaskah hukuman yang ditereima Bripda Herlina hingga mendapat perawatan? Benarkah yang dilakukan atasan ini, merupakan contoh dan pelajaran yang baik untuk anggotanya. (ts-05)

BACA JUGA  Polisi Tembak Pelaku Pembunuhan Paman di Medan