Tim Labfor Didatangkan dari Medan  

794
Polres Labuhanbatu masih menunggu Tim Labfor dari Medan untuk melakukan olah TKP kebakaran rumah dinas Akper yang menewaskan 3 orang ini. (tobasatu.com)

tobasatu.com, Labuhanbatu | Polres Labuhanbatu belum bisa menyimpulkan penyebab kebakaran di rumah dinas Akademi Perawat (Akper) Labuhanbatu yang menewaskan pasangan suami istri dan balitanya, Selasa (17/11/2015) kemarin. Sebab Tim Labfor yang didatangkan dari Medan belum melakukan olah TKP.

Menurut Kapolres Labuhanbatu AKBP Teguh Yuswardhie, sementara ini, pihaknya masih memeriksa saksi-saksi dari internal akper, pembantu rumah tangga dan para tetangga korban.

“Penyebab kebakaran belum dapat kita simpulkan, karena team dari Labfor Medan belum lakukan olah TKP, nanti kalau sudah ada akan saya infokan. Untuk kerugian materi kami belum bisa pastikan karena pemilik rumah suami istri menjadi korban. Sementara kami masih memeriksa saksi saksi dari internal akper, pembantu rumah tangga dan para tetangga korban,” tutur Kapolres, Rabu (18/11).

Data dihimpun, bahwa almarhum H Zulkifli dan Hj Nurmeilan Siregar  sudah menempati rumah dinas lebih kurang selama 3 tahunan. Sementara dari ratusan warga yang hadir ketika melayat diantaranya, puluhan warga merupakan mahasiswa Akper Pemkab Labuhanbatu. Mereka kepada wartawan juga mengaku sangat berduka atas musibah yang menimpa keluarga dosen mereka itu.

“Ibu Nurmeilan Siregar adalah dosen mata kuliah etika. Dia cukup baik kepada kami, kami sangat kehilangan,” ujar Yus (21), salah seorang mahasiswa Akper Pemkab Labuhanbatu.

Bahkan di akun media sosial Facebook, Meilan Regar terakhir menuliskan “Allahumma di koumi ingkuntum minajjolomin” yang diposting pada tanggal 15 November 2015, sekitar pukul 19:11 Wib. (ts-15)

BACA JUGA  7 Truk Barang Selundupan Diserahkan ke Bea Cukai Teluk Nibung