Atlet Biliar Sumsel Meninggal Dunia

1117
Atlet Biliar Hekta Ahmad meninggal dunia akibat penyakit getah bening yang mulai menggerogotinya dalan sebulan terakhir.(fhoto:istimewa)

tobasatu.com, Palembang | Hujan air mata kembali jatuh di tanah Air guna mengiringi kepergian atlet biliar Indonesia, Hekta Ahmad. Atlet Biliar nasional ini sebelum meninggal sempat menjalani perawatan intensif sekitar dua bulan akibat sakit kanker getah bening.

Hekta meninggal di usia 34 tahun dan penyakit yang menggerogotinya mulai terjadi dalam sebulan terakhir, dengan adanya komplikasi hingga ke paru-paru dan darah. “Keluarga besar biliar Sumsel sangat kehilangan atas meninggalnya Hekta. Dia sosok yang menyenangkan, setia kawan, dan kocak,” ucap Pelatih Biliar Sumatera Selatan (Sumsel), Husin Adhan, Kamis (3/12/2015).

Sebagai atlet biliar, Hekta cukup berprestasi di kancah nasional karena meraih satu perak dan perunggu di PON ke-17, satu emas, perak, dan perunggu di PON ke-18. Dan prestasi terakhir didapatnya di Kejurnas yang berlangsung di Pekalongan pada 2013, dengan raihan satu emas dan perunggu.

“Waktu itu, banyak yang bilang ke saya. Ada anak yang pintar main biliar di kawasan 10 Ulu yang sering main di Dewi Biliar. Lalu, saya datang ke Dewi kurang lebih dua pekan untuk mencarinya tapi tidak pernah ketemu, dan akhir saya cari ke rumahnya langsung minta ke orang tuanya. Sejak saat itu, Hekta menjadi atlet,” kenang Husin.(ts)