Prostitus Artis, Nikita Mirzani Pelaku Kok Jadi Korban Sih?

620
Nikita Mirzani yang ditangkap polisi dalam kasus prostitusi artis. (tobasatu.com/ist).

tobasatu.com |  Penangkapan artis Nikita Mirzani yang diduga terlibat dalam kasus prostitusi artis, terus menjadi sorotan publik. Pasalnya Nikita yang tertangkap petugas dalam keadaan bugil, justru ditetapkan sebagai korban, mengacu pada Undang-Undang No 21 tahun 2007 Tentang Pemberantasan Tindak Perdagangan Orang.

Jika dibiarkan, maka dikhawatirkan akan muncul pelaku prostitusi lainnya yang berlindung dibalik undang-undang tersebut. Pengguna dunia maya (netizen) pun bereaksi atas keberadaan undang-undang tersebut, yang dinilai justru menyuburkan praktik prostitusi di tanah air. Nikita Mirzani pelaku kok jadi korban sih?.

Potongan ayat dalam Undang-Undang Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang yang dikecam netizen. (tobasatu.com).
Potongan ayat dalam Undang-Undang Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang yang dikecam netizen. (tobasatu.com).

Pengamatan tobasatu.com, Senin (14/12/2015), para pengguna jaring media sosial Facebook saling berbagi screen shot (potongan gambar—red) Pasal 1 UU No 21 Tahun 2007 Tentang Pemberantasan Tindak Perdagangan Orang. Di dalam ayat 3 misalnya disebut, korban adalah seseorang yang mengalami penderitaan psikis, mental, fisik, seksual, ekonomi dan/atau sosial yang diakibatkan tindak perdagangan orang.

“Saudara-saudara sekalian, apa ada yang mau menyuburkan ‪#‎Prostitusi ya di negara tercinta ini ? Kok enak banget ya pelaku prostitusi dianggap sebagai korban. Kalau begini caranya bakalan makin banyak orang yang terjun ke dunia maksiat ini”, tulis akun @Isparmo seo di facebooknya.

Di dalam ayat 3, jelas Isparmo, defenisi korban adalah seseorang yang mengalami penderitaan psikis, mental, fisik, seksual, ekonomi, dan/atau sosial, yang diakibatkan tindak pidana perdagangan orang.

“Memangnya pelaku prostitusi itu korban kekerasan seksual ? Menderita secara ekenomi ? Yang bener saja, tarif Rp120 juta per 3 jam itu penderitaaan Ekonomi?,” sebutnya.

Postingan ini dikomentari netizen lainnya. “Kalau mereka mengalami kenikmatan psikis, fisik, mental, dan ekonomi termasuk korban ga ya? Haha…”, tulis akun @Supriyono Mediator. “Aneh bin ajaib”, tulis @Handi Jauhari.  Sementara akun @Akang Eka Kriantara berkomentar “Kalo perdagangan orang mah .. yang dagang setuju yang dijual gak setuju .. nah itu perdagangan orang !”. Kalo ini mah penjual sama yang dijual setuju bisnis prostitusi .. yang jual untung yg di jual di jual untung ..”. “Ya namanya juga manusia yang bikin om, pake nafsu bukan pake akal bikinnya”, tambah akun @ Antoni Clianto.

BACA JUGA  Prostitusi Artis, Identitas ‘Pria Hidung Belang’ Juga Harus Diungkap

Artis Nikita Mirzani ditangkap polisi pada Kamis (11/12) malam lalu di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat. Artis bertubuh seksi itu memang sudah lama jadi incaran polisi guna pengembangan kasus prostitusi online.

Nikita diketahui memasang tarif Rp65 juta kepada pelanggannya untuk 3 jam permainan. Namun hal ini sempat dibantah oleh Nikita Mirzani saat melakukan temu pers dengan wartawan pada hari Sabtu lalu. (ts-02)

Loading...
loading...