Perekonomian RI Merosot, Ini Penyebabnya Menurut Menko Rizal

261

tobasatu.com | Perekonomian Indonesia saat ini mengalami koreksi karena harga komoditas. Menteri Kordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya  membeberkan penyebab pertumbuhan ekonomi Indonesia yang merosot ini.

Dikatakannya, itu terjadi karena banyak negara yang membeli komoditas lokal, sehingga membuat harganya terus naik. Sayangnya semenjak akhir 2012, Indonesia mengalami quarto devisit yang sebelumnya tidak pernah terjadi, kecuali pada masa reformasi di 1998.

Negara ini mengalami defisit antara lain pada sektor perdagangan, transaksi berjalan, neraca pembayaran, dan anggaran.

“Empat defisit negara itu adalah defisit perdagangan yang biasanya siklus Indonesia US$ 32 miliar pada puncak komoditi belakangan telah turun bahkan menjadi negatif. Defisit transaksi berjalan yang cukup besar memberikan tekanan pada rupiah, defisit neraca pembayaran, dan defisit anggaran,” kata Rizal dalam pidato Wisuda Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Perbanas di JCC, Selasa (22/12/2015).

Dia menyayangkan jika hal ini tidak banyak diketahui. Sebab selama ini media hanya mempublikasikan soal defisit anggaran. Padahal, kondisi defisit di sektor lain justru yang paling terdampak bagi sektor keuangan. Itulah yang disebut menjadi penyebab pertumbuhan ekonomi Indonesia merosot saat ini.

Rizal mengaku belakangan harga komoditas mulai tumbuh walaupun hanya 4,7 atau 4,8 persen. Kendati demikian, perekonomian Indonesia dinilai masih berada di titik terendah dan baru sedikit meningkat di kuartal terakhir ini. “Mudah-mudahan di tahun 2016 akan lebih baik daripada tahun 2015,” jelasnya.

Rizal mengatakan di 2016 pemerintah akan mengambil sejumlah langkah strategis. Pertama, mempercepat penggunaan anggaran pemerintah. Kedua, pemerintah akan mengeluarkan paket lisensi untuk kemudahan izin.

“Pemerintah akan melakukan percepatan penggunaan anggaran. Biasanya tender-tender proyek yang biasanya dikeluarkan pada Maret, tetapi untuk 2016 akan dilakukan pada 2 minggu terakhir di bulan Desember dan Januari ditandatangani proyek pemerintah. Lalu pemerintah akan mengeluarkan paket lisensi untuk mempermudah izin proyek,” pungkas Rizal. (ts-04)

Loading...
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here