Bangun RSUD Pirngadi Medan, Pemko Butuh Rp244 Miliar

405
Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Resiko Kemenkeu RI, DR Robert Pakpahan dan Pj Wali Kota Medan, Drs H Randiman Tarigan MAP saat melakukan penandatangan kerjasa di Balai Kota Medan. (tobasatu.com/ist)

tobasatu.com, Medan | Pemerintah Kota Medan merencanakan akan membangun gedung baru dan merenovasi Rumah Sakit dr Pirngadi Medan yang terletak di Jalan Prof HM Yamin, Medan, Sumatera Utara. Butuh dana sekitar Rp244 miliar untuk mewujudkan rencana tersebut.

Rencananya pembangunan gedug baru RSUD Pirngadi Medan tersebut akan dilakukan dengan sistem Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), dimana sistem ini merupakan kerjasama pemerintah dengan swasta, dimana swasta yang akan membangun dan pemerintah yang mencari investornya.

Penandatangan kesepakatan bersama dan perjanjian kerja sama antara Kementrian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia dengan Pemko Medan dilakukan di Balai Kota Medan, Selasa (12/1/2015). Penandatanganan ini dilakukan oleh Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Resiko Kemenkeu RI, DR Robert Pakpahan dan Pj Wali Kota Medan, Drs H Randiman Tarigan MAP.

Menurut Pj Walikota Medan Randiman Tarigan, untuk membangun RSUD Pirngadi Medan yang membutuhkan dana sekitar Rp244 miliar, tentu saa tidak dapat mengandalkan sumber pembiayaan dari APBD Kota Medan.

“Itu sebabnya kami berterima kasih kepada pemerintah pusat melalui Kemenkeu RI yang telah memfasilitasi  proyek dengan Kerjasama Pemerintah Dengan Badan Usaha (KPBU). Hal ini sesuai dengan Perpres No.38/2015 tentang Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha DalamPenyediaan Infrastruktur,” kata Randiman.

Selanjutnya Pj Wali Kota menjelaskan, rencana KPBU ini intensif telah didiskusikan lebih kurang 3 bulan yang dilanjutkan dengan penandatanganan kerjasama disaksikan Direktur Pengelolaan Dukungan Pemerintah dan pembiayaan Infrastruktur Kemenkeu RI, Freddy saragih, Plh Sekda Erwin Lubis, Kepala Bappeda Kota Medan Zulkarnain, Direktur Utama PT penjamin Infrastruktur Indonesia (PII), Sintia Rusli dan perwakilan dari PT Sarana Multi Infra Struktur (PT SMI) dan Japan International Coorporation Agency (JICA).

Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Resiko Kemenkeu RI, DR Robert Pakpahan mengatakan Pemko Medan dan Kemenkeu menginisiasi rencana proyek pembangunan RSUD dr Pirngadi dengan menggunakan skema KPBU. Dimana sistem ini merupakan kerjasama antara pemerintah dengan swasta.

BACA JUGA  Peras Penumpang, Calo Bus di Terminal Pinang Baris Dibekuk Polisi

“Artinya swasta yang akan membangun dan kita akan mencari investornya. Nantinya ada konsesinya dengan mereka (swasta),” jelas Robert.

Menurut Robert, sistem ini sudah banyak digunakan di banyak negara.  Pembangunan  dengan skema KPBU ini lebih transparan karena sampai ke market (pasar). Untuk itu sebelum dilempar ke pasar, perlu dilakukan perencanaan yang matang dengan melibatkan tenaga ahli sehingga dapat menarik perhatian investor. “Apa yang kita lakukan hari ini merupakan tahap perencanaan awal,” ungkapnya.

Dijelaskan Robert, Proyek RSUD dr. Pirngadi Medan akan meliputi pekerjaan desain, konstruksi, operasi, dan pemeliharaan serta pembiayaan RSUD. Cakupan proyek antara lain adalah pembangunan gedung baru, pengoperasian dan pemeliharaan gedung secara keseluruhan, inovasi proses pelayanan baru melalui pendesainan alur proses yang lebih baik, dan revitalisasi fungsi unit-unit layanan masyarakat yang ada.

Dengan proyek ini diharapkan akan terjadi penambahan jumlah kamar rawat inap, revitalisasi peralatan medis, dan peningkatan mutu pelayanan dalam rangka melaksanakan kewajiban penyediaan layanan kesehatan public.

Ditambahkannya lagi,  perkiraan nilai Proyek RSUD dr. Pirngadi adalah sebesar 244 miliar untuk pembangunan gedung baru dan nilai tambahan yang saat ini sedang dikaji dan dilakukan perencanaannya oleh PJPK.

Dalam tahap ini, Pemko Medan akan dibantu oleh tenaga ahli yang disediakan melalui dana technical assistance dari Japan International Cooperation Agency (JICA) untuk dilakukan studi tambahan atas perencanaan yang ada sampai dengan dihasilkan dokumen Pre-Feasibility Study (Pre-FS). (ts-02)

Loading...
loading...