Belum ‘Tersentuh’ BPJS, Warga Medan Curhat ke Anggota DPRD Sumut

290
Anggota Komisi D DPRD Sumatera Utara Baskami Ginting. (tobasatu.com)

tobasatu.com, Medan | Meski program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) sudah sejak beberapa tahun yang lalu diberlakukan pemerintah, namun masih ban,anyak warga di Kelurahan Titi Rante, Padang Bulan, Sumatera Utara, yang belum ‘tersentuh’ layanan BPJS tersebut.

Warga pun kemudian menyampaikan uneg-unegnya kepada Anggota DPRD Sumatera Utara Baskami Ginting, yang tengah melakukan reses di tempat itu pada Minggu (5-7/3/2016) pekan lalu.

Kepada wartawan, Rabu (9/3/2016), Baskami menyatakan banyak warga yang belum tersentuh BPJS baik secara mandiri maupun gratis, karena kurangnya sosialisasi dan pendataan yang kurang valid.

“Pemprovsu harus menyikapi persoalan ini,” ujar Baskami Ginting .

Baskami Ginting berharap, Pemprovsu menyikapi keluhan warga yang sangat membutuhkan jaminan kesehatan melalui BPJS kesehatan.Pemerintah melalui Dinas Kesehatan dimintakannya agar terus melakukan pengawasan terhadap pengelola BPJS, karena kenyataan di lapangan masyarakat masih dipersulit saat berobat menggunakan kartu BPJS.

Melalui reses itu, warga Kelurahan Padang Bulan juga mengeluhkan masalah drainase yang tidak berfungsi dan berharap pemerintah daerah segera memperbaiki dan melakukan pengorekan parit-parit/drainase khususnya di Jalan Berdikari sepanjang ± 300 m.  karena bila saat musim hujan tiba parit-parit tersebut tidak mampu menampung curah hujan, sehingga air akan membanjiri jalan-jalan bahkan masuk ke rumah-rumah warga.

“Kita akui sebagian daerah di Kota Medan sudah dilakukan pengorekan dan perbaikan, tapi di Kelurahan Padang Bulan sebagian wilayah masih belum tersentuh, sehingga masyarakat minta anggota dewan dapat menyampaikan kepada instansi terkait,” ujar Baskami.

Saat reses di Kelurahan Simalingkar Medan Tuntungan, warga mengeluhkan parit-parit yang ada semakin mengecil dan tersumbat, sehingga tidak mampu menampung curah hujan akibatnya banjir kerap terjadi sangat mengganggu aktivitas warga.

Penasihat Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut ini menyebutkan, masalah lain yang dikeluhkan warga masyarakat Titi Rante, Padang Bulan dan Simalingkar menyangkut tidak ada lampu jalan, mengakibatkan jalan-jalan gelap dan rawan tindak kejahatan dan penyalahgunaan narkoba. Seperti di Simalingkar banyak masyarakat menjadi korban pencurian mobil, sepeda motor dan harta benda lainnya.(ts-02)

BACA JUGA  Kasihannya, Sudah Jadi Korban Begal Dua ABG Ini Malah Ditahan Polisi
Loading...
loading...