Biji Hitam, Untuk Secangkir Kopi yang Diseduh Secara Manual

5431
Aan (kiri) saat mengaplikasikan pembuatan kopi secara manual di Biji Hitam. (tobasatu.com/Chandra Sembiring)

tobasatu.com, Medan | Kopi merupakan salah satu menu favorit masyarakat Indonesia, jadi tak heran di setiap sudut kota banyak ditemui warung yang menyuguhkan minuman berwarna hitam itu, dari kelas kafe hingga warung kaki lima.

Dan banyak yang mengatakan untuk membuat seangkir kopi sangatlah mudah, benar jika kopi setingkat selera anda gampang didapat. Namun tidak mudah mendapatkan secangkir kopi yang bermutu tinggi apalagi diseduh secara manual.

Tidak percaya, buktikan saja di Biji Hitam Manual Brewing Jalan Kolam Renang, Berastagi, Kabupaten Karo. Kopi asli Takengon dan Sedikalang itu diracik secara manual dengan tingkat kenikmatan yang tinggi.

“Semua kopi yang kita suguhkan kita buat secara manual dengan mesin manual pula untuk mendapatkan secangkir kopi terbaik,” ungkap Aan, sang Barista yang juga pemilik Biji Hitam bersama saudara kandungnya Jeki, saat tobasatu.com berkunjung ke kafe bernuansa klasik itu.

Ungkap Aan lagi, meracik kopi secera manual bukan hal yang mudah, perlu keterampilan setiap Barista agar dapat menyajikan scangkir minuman hitam sesuai dengan lidah penikmatnya. “Kalu menggunakan alat canggih sudah pasti semua bisa, namun scera manual itu butuh pemebelajaran yang cukup lama,” katanya.

Uniknya pula, di Biji Hitam, pengunjung dapat melihat secara langsung bagaimana cara pembuatan kopi secara manual. “Jadi di sini kita juga akan sering dengan pengunjung bagaimana menikmati dan pembuatan kopi yang benar, dan juga memberikan kopi testing setiap pekannya,” kata Barista yang sempat bekerja di salah satu kefe ternama di Kota Medan.

Tapi apa yang diucapkan Aan dan Jeki memang benar adanya, ia menilai langkah beraninya bukanlah suatu yang mubazir.”Ide membuka Biji Hitam berawal dari kejenuhan saya bekerja di tempat lain, dari saya dan abang saya menggagas untuk membuka Biji Hitam, ahirnya saya berani untuk berdiri di sini untuk meracik kopi, dan ini juga saya delagiskan kepada pengunjung yang datang,” ungkapnya sembari tertawa.

BACA JUGA  Bobby Nasution: Pebisnis Kopi di Medan Bisa Jadi Pelaku Pasar Internasional

Jadi bagi kalian yang penasaran dengan cita rasa kopi berbeda tak ada salahnya mengnjungi tempat peracikan kopi secara manual yang masih satu-satunya di Kabupaten Karo Di sana kalian bisa menikmatianeka kopi yang dimodifikasi yang juga bisanya disuaki kaum hawa. (ts-05)

Loading...
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here