Lagi, Turis Asal Inggris Jadi Korban Rampok di Medan

404
Permpokan/Ilustrasi

tobasatu.com, Medan | Lagi-lagu turis mancanegara menjadi korban perampokan di Kota Medan, kali ini dialami pelancong asal Inggris bernama David Edward (28), ia dirampok saat menumpangi becak motor, Kamis (31/3/2016) malam.

Menurut informasi yang diperoleh di Polresta Medan‎ menyebutkan, David Edward saat itu sedang mengurus visa di kantor Imigras Klas I di Jalan Gatot Subroto. Saat keluar dari kantor Imigrasi tersebut, David pun didatangi oleh seorang penarik betor dengan maksud menjadi pemandu.

Meski sempat menolak, si penarik becak tetap memaksa hingga ahirnya David pun menaiki becak menuju hotel Anteras yang berada di Jalan Sisingamangaraja. Setelah masuk ke kamar hotel, korban pun kembali keluar menaiki betor karena urusan korban belum selesai di kantor imigrasi.

Saat perjalanan menuju kantor Imigrasi Klas I, disitulah pelaku menodongkan pisau ke pinggang korban. ‎Dua unit Iphone dan uang tunai Rp2 juta terpaksa diserahkan korban kepada penarik betor. Akibat aksi perampokan itu korban tak tahu harus pergi kemana. Akhirnya salah seorang warga bernama Tina Nainggolan merasa iba lantaran korban menangis usai dirampok.

Selanjutnya, Tina Nainggolan yang diketahui warga Jalan Cempaka/Jalan Gaperta Ujung, Helvetia membawanya ke Polsekta Helvetia. Sampai di Polsekta Helvetia, petugas pun menyarankan agar pelancong asing ini membuat laporan ke Polresta Medan.

Saat berada di SPKT Polresta Medan, Tina mengatakan, ia melihat korban sedang berjalan kaki di kawasan Kampung Lalang sambil menangis.

“Saya melihat dia menangis, setelah saya datangi ternyata dia menjadi korban perampokan makanya saya bawa ke Polsekta Helvetia. Sampai disana kami disuruh petugas datangi Polresta Medan. Ya inilah bang kami masih dimintai keterangan sama petugas di SPKT,” ungkap Tina. (ts-05)

BACA JUGA  Mau Pesta Sabu di Gubuk, Ketemu Polisi, Dua Pemakai Masuk Sel Polsek
Loading...
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here