[Galeri Foto] Malam Tampilan Kesenian Pemko Medan Pukau Pengunjung PRSU

559
Malam Tampilan Kesenian Pemko Medan Pukau Pengunjung PRSU berita medan tobasatu

tobasatu.com, Medan | Malam Tampilan Kesenian Pemko Medan memukau ribuan  pengunjung yang memadati Open Stage Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2016 Jalan Gatot Subroto Medan, Minggu (2/4) malam.  Dengan mengusung tema, “We Love Medan”,  Pemko Medan melalui  Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Medan coba mengawinkan konsep  komedi dengan memadukan unsur tradisi dan modern untuk menghibur pengunjung.

[su_carousel source=”media: 17922,17921,17920,17919,17918,17917,17916,17915,17914,17913,17912,17911,17910″ limit=”13″ link=”lightbox” height=”300″ items=”1″ pages=”yes” mousewheel=”no”]

Tidak hanya ribuan pengunjung, Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi, Wakil Wali Kota Medan, Ir Akhyar Nasution MSi, Kapolresta Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, Mayor Inf Bayu Aji mewakili Dandim 0201/BS, Ketua TP PKK Kota Medan, Hj Rita Maharani Dzulmi Eldin SH, Ketua Yayasan PRSU, Drs H Nuzirwan Bahri Lubis MSp, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kota Medan serta unsur pimpinan SKPD dan camat sangat terhibur dengan pertunjukan tersebut.

Didukung lighting, soundsystem dan penataan panggung yang cukup apik,  Malam Tampilan Kesenian Pemko Medan diawali dengan pertunjukan Komedi Bangsawan (KB) yang dibawakan Jamal cs. Komedi Bangsawan ini tak ubahnya seperti petunjukan Overa Van  Java (OVJ) seperti ditayangkan pada salah satu televise swasta.  Jika OVJ diangkat dari cerita Jawa, sebaliknya KB lebih kental nuansa Melayunya.

Sayang humor-humor lucu yang dibawakan Jamal cs sempat tertimpa suara Tong Setan maupun pesan pengumuman yang disampaikan operator PRSU berulang-ulang.  Meski demikian gesture tubuh dan aksi Jamal cs diatas panggung tetap mampu mengocok perut pengunjung sehingga membuat betah sampai pertunjukan berakhir.

Kemudian penampilan Jamal Cs semakin  enak dinikmati setelah dikolaborasikan dengan modern dance India dan penampilan Deswa D’Academy. Ditambah lagi ketika Jamal cs menyampaikan pesan-pesan pembangunan yang dikemas dengan banyolan menarik, serta bagaimana sejumlah penari pria yang berlakon sebagai petugas kebersihan berekspresi melakukan kebersihan yang diaplikasikan dengan bentuk tarias serta menjadikan keranjang sampah dan sapu lidi sebagai properti semakin mengundang decak kagum pengunjung.

BACA JUGA  PRSU Tahun 2019 Targetkan Pendapatan Rp150 Miliar

Acara dipungkasi  dengan lagu “Rumah Kita” yang dilantunkan Wali Kota bersama istri diikuti seluruh pendukung Malam Tampilan Kesenian Pemko Medan. Bersamaan itu seluruh pengunjung pun memberikan  standing aplaus sebagai bentuk rasa puas atas  rangkaian pertunjukan yang baru disajikan sebelum beranjak meninggalkan lokasi.

Sebelum pertunjukan ini dimulai, Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi  ketika memberikan sambutan mengatakan, tingginya antusiasme  pengunjung menyaksikan pagelaran ini menunjukkan kerinduan akan kesenian dan kebudayaan lokal. Sebab, pagelaran kesenian dan kebudayaan yang ditampilkan ini merupakan cerminan wujud multikulturisme Kota Medan.

Menurut Wali Kota,  ada beberapa aspek khusus yang cukup penting dipelihara dalam pembangunan kota, salah satunya aspek estetika (keindahan).  Kesenian dan kebudayaan mengandung berbagai unsur pembangunan yang cukup penting, seperti pengetahuan (edukasi), warisan moral dan adat istiadat, serta sumbe rdaya budaya dan pariwisata daerah.

“Kebudayaan dan kesenian yang kita miliki, sesungguhnya merupakan aset yang sangat berharga untuk terus dilestarikan. Kita harus percaya diri untuk selalu menampilkan kesenian dan kebudayaan kita sendiri, sebab memperkenalkan kesenian dan budaya daerah juga merupakan salah satu cara untuk terus memperkenalkan karakter dan ciri khas Medan Rumah Kita,” kata Wali Kota.

Atas dasar itulah,  Wali Kota atas nama Pemko Medan menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya Disbudpar Kota Medan yang telah menghadirkan pagelaran kesenian dan budaya ini di tengah-tengah kita emua pada malam. Diharapkannya, pagelaran ini semakin menambah wawasan dan daya tarik terhadap warna-warni seni dan budaya daerah.

Sementara itu Plt Kadisbudpar Kota Medan, Drs Hasan Basri MM  sangat mengapresiasi Wali Kota, Wakil Wali Kota, Kapolresta dan para pejabat Pemko Medan yang  telah hadir dalam pagelaran tersebut. Hal ini membuktikan rasa kepedulian yang tinggi atas kesenian dan kebudayaan daerah di Kota Medan.

BACA JUGA  Pemko Medan Tertibkan Pedagang K5 di Kawasan Pasar Petisah

Selanjutnya menurut Hasan, dari segi penampilan, pertunjukan cukup lengkap karena ada unsur  seni tari, seni suara dan teater yang original. “Pertunjukan mala mini kesannya spontanitas namun terpadu. Artinya, ini bukan pertunjukan yang biasa namun memiliki unsur seni yang cukup tinggi. Saya kira ini menjadi tantangan bagi kita semua. Apa yang ditampilkan mala mini merupakan upaya untuk meningkatkan budaya dan pariwisata di Kota Medan,” jelas Hasan.

Ditambahkan Hasan lagi, tidak tertutup kemungkinan Pemko Medan melalui Disbudpar Kota Medan akan menggelar pertunjukan serupa secara rutin. Apalagi saat ini telah dipersiapkan dua lokasi yakni Jalan Pulau Penang dan bekas RSU Tembakau Deli di Jalan Putri Hijau. Dengan demikian seni dan budaya di Kota Medan terus menggeliat di tengah masyarakat. (ts)

Loading...
loading...