Meski Diancam Polwan Cantik Tetap Tenang Hadapi Siswi yang Mengaku Anak Jendral

496
Ipda Perida, polwan cantik yang memberhentikan kendaraan siswi mengaku anak jendral. (tobasatu.com/Ist)

tobasatu.com, Medan | Pencatutan nama Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari yang dilakukan seorang siswi SMA berinisial SE Depari di Kota Medan masih hangat jadi perbincangan.

Bahkan nama Ipda Perida Panjaitan pun kian menjadi perhatian menyusul insiden yang terjadi di Jalan Sudirman, Medan, Rabu (6/4/2016) sore. Saat kejadian dia terlihat tenang dan tidak emosi menghadapi aksi arogan itu.

(Baca Sebelumnya : Ngaku Anak Jenderal, Siswi SMA di Medan Ancam Petugas Polantas)

Menanggapi hal itu, Panit Patwal Polresta Medan ini mengaku tidak ada takut sedikitpun. Bagi Perida, apa yang dilakukannya sama sekali tidak menyalahi aturan.

“Kenapa bisa tenang? Saya kan pakai seragam. Itu yang saya sadari. Terus kalau saya emosi, anak SMA itu emosi, berarti saya sama dengan anak SMA,” kata Perida kepada wartawan, Kamis (7/4/2016).

Jebolan Akpol 2013 ini mengaku saat kejadian dia berusaha bertindak layaknya seorang ibu yang  mengarahkan anaknya agar tidak ikut konvoi. “Udah itu saja, kembalikan ke rumah. Cuma dari anaknya, kita senyum saja. Kita laksanakan tugas. Akhirnya dia pecah dari konvoi kan dan kembali ke rumah,” jelas Perida.

Sebelumnya, SE bertindak arogan setelah mobil Honda Brio yang mereka tumpangi dihentikan ketika konvoi Siswi yang baru melakukan aksi corat-coret setelah UN itu disetop karena membuka pintu bagasi belakang.

Selain protes, siswi itu mengancam perwira Polantas dan menyatakan dirinya anak dari Arman Depari. “Oke Bu ya, aku nggak main-main ya Bu. Kutandai Ibu ya. Aku anak Arman Depari,” ucapnya. (ts-05)

BACA JUGA  Curi Jerjak Jendela Rumah, Ortu Serahkan Anaknya ke Polisi
Loading...
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here