Akhmad Rapiuddin, Berupaya Selalu Menjadi Manusia yang Bermanfaat

375
Akhmad Rapiuddin, Berupaya Selalu Menjadi Manusia yang Bermanfaat
Akhmad Rapiuddin

tobasatu.com, Medan | Menjadi manusia yang selalu bermanfaat bagi orang lain, begitulah tekad Akhmad Rapiuddin, dalam menjalani kehidupan. Untuk itu, Pria kelahiran Tangerang 20 Juni 1993 ini pun berupaya untuk selalu aktif di dunia sosial.

Berbagai kegiatan sosial yang dijalani Akhmad Rapiuddin yang kini masih mengenyam pendidikan sebagai mahasiswa Pendidikan Kesehatan dan Ilmu Perilaku di Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Sumatera Utara stambuk 2012. Jiwa sosial yang tinggi membuatnya selalu bersemangat untuk terus bermanfaat bagi orang lain. Salah satunya ia aktif di Gerakan Sumut Mengajar dan Aliansi Pemuda Peduli Sumatera Utara.

Akhmad Rapiuddin, Berupaya Selalu Menjadi Manusia yang Bermanfaat 1
Akhmad Rapiuddin

Ia adalah sebagai volunteer, pilot project dan menjadi relawan terbaik pada angkatan pertama. Ia terus membagi ilmunya hingga ke pelosok negeri. “Bermanfaat bagi orang lain adalah anugerah karena sedikit perubahan yang dilakukan akan berdampak besar bagi pendidikan bangsa Indonesia sendiri,” tutur Rapi.

Di Aliansi Pemuda Peduli Sumatera Utara, ia bertindak sebagai staff Penanggulang Bencana dan Pendidikan Kesehatan tahun 2015 hingga 2016. Ia juga pernah menjadi Pilot Project  Pengabdian masyarakat Kampung Aur Kampung Sehat se-Kota Medan tahun 2014. Pria ini juga aktif di berbagai kepanitiaan salah satunya menjadi anggota seksi acara di Bright Future Volunteer tahun 2014, dan pernah menjadi bagian anggota seksi acara di Peringatan Hari Kanker Anak Internasional tahun 2016.

Meskipun ia aktif di kegiatan sosial, ia juga aktif di kesenian tari daerah, menulis dan public speaking.

Salah satu kegiatannya selain di bidang kemanusiaan, ia pernah menjadi The 1st Best Essay Presentations, yang diselenggarakan World Universal Peace Federation di Manila Hotel, Philipinnes pada Asian Summit 2015. Dalam kongres pemuda tingkat Internasional itu, Rapi menulis essay dengan tema: “Toward Peace, Security and Human Development in The Asia Pasific Region”.

Selain itu, Rapi juga membawa oleh-oleh The 1st Best Art and Cultural Performance, pada acara Philippine-Indonesia Leadership and Cultural Exchange pada tahun yang sama.

Beragam keahlian yang ia miliki membuatnya tidak berpuas diri. Pria ini mengatakan bahwa masih banyak impian yang ingin ia tuju, dan menjadi manusia yang bermanfaat adalah kebahagiaan yang membuat kita bersyukur dengan keadaan. (ts/Step Publisher)

Loading...
loading...