Bea Cukai Tanjungbalai Amankan 46 TKI Illegal dari Malaysia

504
Kepala KPPBC Teluk Nibung Fuad Fauzi didampingi Kasi P2 Muhammad Firdaus berikan pengarahan pada TKI. (tobasatu.com/ist)

tobasatu.com, Medan | Puluhan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) illegal yang hendak kembali ke Indonesia melalui Tanjungbalai, ditangkap petugas Bea dan Cukai, Jumat (10/6/2016) sekitar pukul 15.00 WIB. Para TKI yang menumpang kapal pompong ini ditangkap di perairan Selat Malaka, tepatnya Sei Sembilang.

Informasi diperoleh tobasatu.com, para TKI ini ditangkap karena tidak mengantongi dokumen resmi.

Petugas yang tengah melakukan patroli, saat melihat sebuah boat yang diperkirakan bertonase kurang lebih 5 – 7 ton,  yang membawa TKI dari berbagai daerah melintas di Perairan Selat Malaka tepatnya di daerah Sei Sembilang, kemudian mendekat dan menangkap kapal boat tersebut dan menggiringnya ke pelabuhan penumpang untuk dilakukan pemeriksaan.

“Seluruh barang bawaan kami baik anak-anak, dewasa mapun orang tua tak terkecuali laki-laki atau perempuan diperiksa oleh petugas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Teluk Nibung Kota Tanjungbalai. Selain itu seluruh badan juga diperiksa, dimungkinkan ada yang membawa sabu-sabu di dalam dubur,” terang Devi (23), salah seorang TKI yang akan pulang kampung ke Jambi.

Dikatakan Devi, pihaknya nekat menggunakan kapal Rambo atau kapal pompong dengan membayar 600 Ringgit, karena izin bekerja sudah mau habis sementara banyak polisi Malaysia yang melakukan razia. Namun sial baginya karena ditangkap oleh penegak hukum di Indonsia.

Kepala KPPBC Teluk Nibung Fuad Fauzi didampingi Kepala Seksi Penindakan dan Penyilidikan (Kasi P2) Muhammad Firdaus membenarkan ada melakukan penangkapan TKI tanpa dokumen resmi.

Dikatakannya, Kapal Patroli 1508 yang berjaga di perairan Selat Malaka tepatnya perairan di Bagan Asahan / Sei Sembilang, Kab Asahan berhasil menangkap 46 TKI Illegal dengan rincian 27 orang laki-laki dan 19 perempuan dari boat tanpa nama lalu dilakukan pemeriksaan badan dan barang bawaan.

BACA JUGA  Bea Cukai Tangkap Kapal Ikan Angkut 30 Ton Bawang Merah Selundupan

“Kita menghimbau kepada masyarakat, agar yang akan berangkat ke negeri Jiran Malaysia baik pelancong maupun yang akan bekerja disana, hendaknya menggunakan jasa yang resmi, demi keselamatan para TKI itu dan kita amankan karena mendapat laporan diduga salah seorang ada yang membawa narkoba,” pungkasnya. (ts-12)

Loading...
loading...