Beritakan Judi, Wartawan Diteror Oleh Preman Bayaran

906
Beritakan Judi, Wartawan Diteror Oleh Preman Bayaran

tobasatu.com, Medan | Intimidasi dan aksi teror terhadap wartawan kembali terjadi di Medan. Kali ini, seorang wartawan media cetak terbitan medan, Amrizal mendapat teror melalui telepon oleh preman bayaran, Senin (4/7/2016) siang.

Peristiwa itu terjadi setelah Amrizal gencar memberitakan peraktik perjudian di kawasan Delitua. “Dia mengintimidasi saya lewat telepon, dia terang terangan melarang saya menulis berita, dibilangnya arena judi itu baru buka, jadi jangan dulu diganggu,” kata Amrizal.

Dijelaskannya, preman yang menelpon dirinya mengaku bernama Sitepu, dengan nomor handphone 0822214017XX. Kuat dugaan aksi preman itu disuruh oleh pemilik lokasi judi berinisial AP.

“Selain mengancam dia juga menyuruh saya untuk datang dan menjanjikan akan memberikan uang, ini sudah pelecehan terhadap profesi,” katanya.

Pengancaman ini terjadi ketika Amrizal menulis berita mengenai lokasi judi dadu guncang di Cafe Roda, Jalan Flamboyan Dalam / Simpang  Jalan Bunga Rinte, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, bebas beroperasi, tak ada penindakan dari aparat hukum. (ts-05)

(Baca Juga : Ketua PWI Sumut : “Polda Sumut Harus Bersihkan Perjudian”)

BACA JUGA  Pak Bupati!! Copot Kasat Pol PP Asahan