Personil Polsek Medan Baru Disekap dan Dianiaya Puluhan OTK di Belakang Hermes Place

807
Personil Polsek Medan Baru Disekap dan Dianiaya Puluhan OTK di Belakang Hermes Place

tobasatu.com, Medan | Puluhan orang tak dikenal (OTK), Selasa (27/8/2016) malam melakukan penganiayaan terhadap personil Polsek Medan Baru Aiptu Oloan.

Peristiwa itu terjadi di belakang Hermes Place Polonia tepatnya di Jalan Mongonsidi, Gang A, Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia.

Informasi dihimpun, aksi penganiayaan yang dialami korban saat bertugas mengantisipasi kembali ributnya antara warga Lingkungan II, Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia dengan pihak Masjid Taqwa yang tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP) sekira pukul 12.30 WIB.

Ketika duduk di warung tak jauh dari Masjid Taqwa, tiba-tiba puluhan orang tak dikenal dengan mengendarai sepeda motor sambil menenteng kayu dan senjata tajam langsung menangkap korban sembari membawa korban ke dalam masjid.

Tidak diketahui apa penyebabnya puluhan OTK itu langsung menyekap dan menganiaya korban hingga babak belur. Beruntung ratusan warga sekitar yang mengetahui hal itu langsung beramai-ramai masuk ke dalam masjid membantu korban terhindar dari amuk para pelaku.

Selain itu, Kapolsek Medan Baru, Kompol Ronni Bonic yang mengetahui anggotanya dianiaya pun juga turun ke lokasi untuk mengamankan pelaku.

“Sudah tadi bersama warga di sini menyelamatkan polisi itu bang. Sadis mereka pelaku menyiksanya hingga wajahnya babak belur,” terang Kepala Lingkungan II, Kelana Putra, saat ditemui wartawan di lokasi kejadian.

Walaupun korban berhasil diselamatkan, tetapi keributan sempat terjadi antara warga dengan beberapa pengurus BKM Masjid Taqwa karena diduga beberapa pengurus ikut dalam aksi penyekapan dan penganiayaan yang dialami personil Polsekta Medan Baru.

Bahkan, ratusan warga juga meminta aparat kepolisian untuk segera menangkap pelaku. “Yang melakukan bukan warga kami pak. Mereka itu mengaku-ngaku sebagai pengurus BKM Masjid Taqwa ini. Mereka (pengurus masjid) melarang pembangunan Hermes Residance yang berada di sebelah masjid. Anehnya, kami warga di sini saja tidak keberatan adanya pembangunan yang dilakukan pihak Hermes Residance,” teriak warga.

BACA JUGA  Keberatan Difoto, Pelaku Penggelapan Aniaya Wartawan di Polresta Medan

Kerena Kondisi semakin memanas akhirnya personil dari Sabhara Polresta Medan dengan mengenakan seragam lengkap dan membawa senjata laras panjang langsung turun ke lokasi kejadian untuk memenangkan warga.

Dua jam melakukan mediasi akhirnya petugas berhasil membubarkan warga dan menyuruh para pengurus masjid untuk ke luar dari halaman masjid. Sebeb para pengurus sempat ditahan oleh warga untuk tidak ke luar dari dalam masjid.

Sementara itu Aiptu Oloan  tampak lemas dan wajahnya mendapat beberapa luka usai dihajar dan disekap yang dilakukan para pelaku. Tak hanya itu, akibat aksi kekerasan itu korban mengalami rasa traumatik di dalam dirinya.

“Nanti dulu ya bang. Masih trauma sadis kali mereka menyiksaku tadi,” ujar Olan.
Menanggapi kasus penganiayaan itu, Kapolsek Medan Baru, Kompol Ronni Bonic, mengaku masih menyelidikinya. “Untuk penyebabnya belum kita ketahui. Saat ini kasusnya masih lidik. Namun yang terpinting saat ini anggota kita berhasil diselamatkan,” pungkasnya pada wartawan. (ts-05)