Tidak Ada Kepastian, Ratusan Pedagang Aksara Blokir Jalan

724
Tidak Ada Kepastian, Ratusan Pedagang Aksara Blokir Jalan
Ratusan pedagang yang melakukan aksi unjuk rasa di tengah jalan. (tobasatu.com)

tobasatu.com, Medan | Ratusan pedagang pasar aksara yang menjadi korban kebakaran gedung Aksara, Rabu (28/7/2016) siang membelokir Jalan Prof HM Yamin/Letda Sujono.

Akibatnya lalu lintas di kawasan itu pun mengalami kelumpuhan. Aksi yang digelar para pedagang ini bentuk rasa kecewa mereka terhadap Pemko Medan, DPRD Medan, dan PD Pasar, akan nasib mereka yang hingga kini tidak ada titik terang.

Selain membakar ban dan membentangkan spanduk hujatan, sejumlah ibu-ibu pun tampak tidur di tengah jalan. “Di mana hati nurani kalian pejabat Kota Medan. Lihatlah nasib kami ini. Jangan untuk membiayakan anak kami, untuk makan kami sendiri saja sudah tidak mampu,” teriak mereka.

Suasana heboh semakin tidak terbendung, mereka pun menghadang laju kendaraan yang melintas. “Sebelum permintaan kami dipenuhi, kami tetap akan berada di sini. Jangan usir, kami bukan penjahat. Kami hanya minta keadilan,” kata mereka.

Mereka juga menilai Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin tidak peduli terhadap nasib para pedagang. Hal itu dibuktikan hingga saat ini para pedagang belum juga mendapatkan relokasi dan penampungan sementara untuk berjualan kembali pasca ratusan terbakarnya ratusan kios milik pedagang yang telah ditempati berpuluh-puluh tahun tersebut.

“Hanya angin surga yang diberikan kepada pedagang mengenai relokasi yang dijanjikan kepada kami. Namun, kenyataan hingga saat ini tempat berdagang yang baru belum juga terealisasikan. Kami juga butuh hidup dan makan dek,” terang salah seorang pedagang bernama Lela.

Diungkapkan Lela, ia bersama pedagang lainnya sudah berulang kali menyampaikan aspirasi mengenai masalah kebakaran Pasar Aksara. Akan tetapi pihak Pemko Medan dan DPRD Kota tak mempedulikan nasib para pedagang. (ts-05)

BACA JUGA  Pemko Medan Perpanjang Izin Pinjam Pakai Terminal Aksara