Begini Tips Artika Sari Devi Agar Anak Tak Takut ke Dokter Gigi

1097
Brand Ambassador Pepsodent Artika Sari Devi saat menghadiri acara BKGN ke-7 di Kota Medan. (tobasatu.com)

tobasatu.com, Medan | Berkunjung ke dokter gigi bisa jadi merupakan momok yang menakutkan bagi anak-anak. Karena mereka biasanya datang ke dokter untuk mencabut atau menambal gigi yang berlubang, dan seringkali terasa sakit.

Namun brand ambassador Pepsodent Artika Sari Devi memiliki kiat agar anak-anaknya tidak takut saat diajak ke dokter gigi. Putri Indonesia 2004 ini selalu memberi pemahaman kepada anak-anaknya bahwa ke dokter gigi itu menyenangkan.

“Caranya ya jangan tunggu sampai gigi anak bermasalah baru mengajaknya ke dokter gigi. Tapi harus rutin berkunjung ke dokter gigi untuk perawatan,” tutur ibu dua anak itu saat tampil pada acara Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) ke-7 di Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Sumatera Utara (USU), Medan, Senin (19/9/2016).

Ibu dari Abby dan Zoe ini mengaku rajin mengajak anaknya untuk berkunjung ke dokter gigi setiap enam bulan sekali.

Menurut Artika, melalui kunjungan rutin ke dokter gigi setiap enam bulan sekali, masyarakat bisa mendapatkan edukasi tentang kesehatan gigi dan mulut. Lewat pemeriksaan rutin, dapat diantisipasi permasalahan pada gigi anak sehingga dapat ditanggulangi dengan cepat sebelum menjadi sakit yang berkelanjutan.

“Seperti kasus yang terjadi pada Zoe, putri kedua saya, dokter menemukan permasalahan gigi yang ternyata salah satu penyebabnya adalah mengemut makanan. Untung cepat teridentifikasi, sehingga dapat langsung ditanggulangi dan dicegah untuk berkembang menjadi lebih buruk,” ungkap Artika.

Head of Profesional Relationship Oral Care PT Unilever Indonesia, drg. Ratu Mirah Afifah mengatakan tiap tahunnya BKGN mampu menarik minat masyarakat untuk datang berkunjung melakukan konsultasi, penambalan sederhana yang tidak melibatkan perawatan syaraf gigi, pencabutan tanpa komplikasi gigi sulung atau gigi tetap, pembersihan karang gigi, dan perawatan pencegahan gigi berlubang dengan aplikasi fluoride atau fissure sealant.

BACA JUGA  Indonesia Bebas Karies 2030, Anak Perlu Diedukasi Cara Merawat Gigi

Tahun ini BKGN diselenggarakan di 21 FKG yang mempunyai Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) dan 30 kota PDGI cabang di Indonesia, mulai dari 19 September hingga 28 November 2016.

Kegiatan edukasi serta pelayanan kesehatan gigi dan mulut gratis yang dilakukan secara konsisten sejak tahun 2010 ini resmi dibuka hari ini di Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Sumatera Utara (USU), Medan Hadir meresmikan acara kali ini, Gubernur Sumatera Utara yang diwakili Plt Kadis Kesehatan Sumut Agustama. (ts-02)