Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 17 Ton Bawang Merah dari Malaysia

482
Petugas Bea dan Cukai sedang mendata bawang merah selundupan yang berada di atas kapal KM.Karunia. (foto : tobasatu.com/ lee).

tobasatu.com, Belawan| Petugas Bea Cukai Teluk Nibung, berhasil menggagalkan penyelundupan 17 ton bawang merah, berasal dari Malaysia, Selasa dinihari (11/10/2016). Namun kali ini petugas gagal meringkus pelaku penyelundupan, yang kabur begitu mengetahui kedatangan petugas.

Sebanyak 17 ton bawang merah berasal dari Malaysia ini, diamankan petugas Bea Cukai Teluk Nibung dari perairan Tanjung Jumpul Asahan, saat petugas tengah melakukan patroli rutin.

Meskipun petugas berhasil mengamankan belasan ton bawang selundupan ini, petugas gagal meringkus awak kapal penyelundup yang kabur dengan cara menceburkan diri ke laut, begitu mengetahui kedatangan petugas.

Guna proses penyelidikan lebih lanjut, seluruh barang bukti saat ini ditempatkan ke dermaga Bea Cukai Belawan, sebelum nantinya akan dimusnahkan.

Menurut keterangan Kepala Seksi Penyidikan dan Penindakan Bea Cukai Teluk Nibung, Muhammad Firdaus, dalam memberantas aksi penyelundupan barang – barang ilegal dari Malaysia ke Indonesia, pihaknya mengaku cukup kewalahan karena kelompok penyelundup, biasanya memanfaatkan warga sekitar perairan, untuk membantu upaya penyelundupan.

Warga yang dilibatkan biasanya bersikap nekat saat petugas akan melakukan penangkapan, termasuk melakukan penyerangan dengan menggunakan bom molotov dengan tujuan agar kapal patroli petugas Bea Cukai tenggelam.

Aksi penyelundupan masih terus terjadi diduga kuat karena tingginya perbedaan harga jual yang ada di Malaysia dan Indonesia.

“Tingginya harga di Indonesia, serta banyaknya permintaan membuat kelompok penyelundup terus melakukan aksi penyelundupan dengan berbagai cara,” ungkap Firdaus.

Dikatakannya, dalam sepekan terakhir, tercatat telah terjadi dua kali aksi peyelundupan barang ilegal dari malaysia ke Indonesia, dengan memanfaatkan perairan Sumatera Utara, yang memang berbatasan langsung dengan Malaysia.

“Akan tetapi, dari dua aksi peyelundupan yang tercatat tersebut hanya aksi penyelundupan ini saja yang berhasil digagalkan, karena aksi penyelundupan barang ilegal berupa bawang dan pakaian bekas sebelumnya berhasil lolos,” kata Kasi penndakan dan penyidikan Bea Cukai Teluk Nibung ini. (ts-14)

 

BACA JUGA  Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 40 Ton Bawang Merah
Loading...
loading...