Pembunuhan di Nias Bermotif Perkataan Korban yang Tak senonoh

1049
Kapolres Nias saat menjenguk korban di rumah sakit karena hipertensi. (tobasatu.com/ist)

tobasatu.com, Nias | Peristiwa pembunuhan yang terjadi di Dusun II, Desa Hiliwaele, Kabupaten Nias, ternyata bermotif perkataan korban yang tidak senonoh kepada anak perempuan tersangka.

Mendapat laporan dari putrinya, SW alias Ama Periaman alias Ama Ucok (51) tersinggung dan mendatangi WW alias Sibaya Gamari (40) yang merupakan seorang Kepala Dusun II, Desa Hiliwaele, Kabupaten Nias.

Apalagi saat itu, Gamari datang ke rumah tersangka sembari mendobrak pintu.

“Menurut keterangan tersangka, motif dirinya nekat menghabisi nyawa korban lantaran ucapan tak senonoh terhadap putrinya. Sebelumnya, korban datang ke rumah tersangka dan mengucapkan kalimat tak senonoh pada putri tersangka,” ungkap Kapolres Nias AKBP Bazawato Zebua, melalui Ps Paur Humas Polres Nias Aiptu O Daeli, Jumat (11/11/2016).

Kemudian putri tersangka menghubungi ayahnya yang tengah berladang. Spontan, ketika mendengar penuturan putrinya, Periaman pulang untuk memastikan kondisi rumah.”Tidak berapa lama tersangka mendatangi korban. Ketika bertemu, terjadilah cekcok dan tersangka pun membacok korban hingga tewas,” ungkapnya.

Berdasarkan pengakuan tersangka pula, korban ini kerap mabuk-mabukan. Diduga, saat mendatangi rumah tersangka, korban masih dalam keadaan teller minuman keras sehingga ucapannya menyinggung keluarga tersangka.

“Inikan masih keterangan dari tersangka. Kami akan dalami lebih lanjut keterangan saksi-saksi lainnya,” ungkap O Daeli. (ts-15)

BACA JUGA  Sadis, Sibaya Gamari Dibantai Pakai Tombak dan Parang Hingga Tewas