Begini Alasan Golkar Mengapa Novanto Jadi Ketua DPR Lagi

986

tobasatu.com | Ketua Harian Partai Golkar Nurdin Halid membantah kinerja Ade Komarudin sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tak bagus sehingga harus bertukar kembali dengan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto.

“Ade Komarudin bagus di mata Partai Golkar,” ujar Nurdin di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (22/11/2016).

Menurut mantan Ketua Umum PSSI ini, keputusan Partai Golkar agar Novanto kembali menjadi Ketua DPR lantaran sebagai pembuktian bahwa Novanto tak pernah terlibat dalam kasus yang pernah dituduhkan banyak pihak kepadanya.

Novanto diketahui sempat dituduh terjerat kasus pelanggaran etik karena mencatut nama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia. Namun, MKD DPR memutuskan untuk memulihkan harkat dan martabat serta nama baik Novanto.

Hal itu juga dibuktikan putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 20/PUU-XIV/2016 tanggal 7 September 2016 bahwa alat bukti rekaman elektronik sebagai alat bukti utama dalam proses persidangan di Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) tidak sah.

Nurdin menilai, keputusan agar Novanto menduduki kursi Ketua DPR lagi sebatas hanya untuk mengembalikan harkat dan martabat partai berlambang beringin ini. Terlebih, Novanto kini menjadi orang nomor satu di Golkar.

“Bukan ada kesalahan atau tidak salah, ini ingin mengembalikam harkat, marwah dan martabat Partai Golkar dimana ketum merupakan simbol partai yang pernah dituduh ada masalah ternyata hukum buktikan enggak ada masalah,” tandasnya.  (ts-04)

BACA JUGA  Terima Rekomendasi Resmi Partai Golkar, Bobby Nasution Pikirkan Kemajuan UMKM