PDAM Tirtanadi Janjikan Kontribusi untuk Sumut pada 2019

365
2017, PDAM Tirtanadi Targetkan Produksi Air 1.340 Liter Per Detik untuk Pelanggan di Medan
Direktur Administrasi dan Keuangan PDAM Tirtanadi Arif Haryadian

tobasatu.com, Medan | PDAM Tirtanadi Medan menjanjikan akan memberikan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada 2019 mendatang. Meski saat ini Tirtanadi telah mendapatkan penyertaan modal non cash dari pemerintah pusat maupun penyertaan modal cash dari Pemprovsu.

Direktur Administrasi dan Keuangan PDAM Tirtanadi Arif Haryadian, mengatakan, memang pihaknya telah mendapatkan penghapusan hutang non kas sebesar Rp 185,1 miliar dan penyertaan modal dari Pemprovsu Rp 73 miliar, namun dana tersebut telah dialokasikan agar keuangan lebih sehat dan baik untuk melayani program-program ke depan.

“PDAM Tirtanadi merupakan salah satu 107 PDAM di Indonesia yang mendapatkan penghapusan hutang dari Pemerintah pusat. Ini kesempatan yang sangat baik untuk peni gjatan keuangan PDAM Tirtanadi. Namun kalau untuk menyumbang PAD, kita belum bisa melakukannya karena sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Dalam Negeri bahwa kewajiban PDAM menyumbangkan PAD kalau cakupan pelanggan di atas 80%,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (1/12).

Sementara, lanjut Arif, saat ini cakupan pelanggan Tirtanadi masih sekitar 73% dan ini telah sesuai dengan pemeriksaaan yang dilakukan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Sedangkan menurut amanah Permendagri, kontribusi PAD dapat dilakukan dengan cakupan pelanggan diatas 80%.

“Tapi begitupun kalau memungkinkan diminta memberi PAD, maka kami siap memberikannya asal tidak melanggar peraturan. Tapi untuk besaran nilainya, kita juga belum tahu. Dari bisnis plan kita, cakupan pelanggan dapat tercapai 80% ditahun 2019,” akunya.

Cakupan pelanggan yang masih 73% ini, dikatakan Arif, disebabkan masih minimnya minat masyarakat terhadap kebutuhan air bersih. Hal ini terlihat dari target sambungan baru ditahun 2016 sebanyak 18.000 pelanggan, tapi hanya terealisasi di bawah 50%.

“Korelasinya bisa dilihat dari banyak rumah-rumah di perumahan yang tidak laku dijual sehingga pelanggan sambungan air juga tidak bertambah. Belum lagi memang perekonomian tahun ini mengalami penurunan,” katanya seraya menambahkan pihaknya juga masih membutuhjan tambahan produkai air 200 liter perdetik pertahun dari kapasitas air yang ada saat ini 6.300 liter perdetik.

BACA JUGA  Gubsu Edy Ingatkan Satpol PP, Jangan Sakiti Masyarakat Saat Lakukan Penertiban

Sebelumnya, Sekdaprovsu, Hasban Ritonga mengatakan, tahun  2018 PDAM Tirtanadi sudah harus memberikan kontribusi PAD ke Pemprovsu.

“Hutang Tirtanadi kepada Pemerintah pusat amat mengganggu rencana kerja BUMD itu. Jadi 2017 bisa fokus meningkatkan pelayanan, dan memenuhi permintaan masyarakat untuk penyambungan pipa baru. Setelah itu PDAM akan menjadi perusahaan yang lebih sehat dari sisi keuangan, sehingga dapat memberikan kontribusi PAD,”sebutnya. (ts-02)

 

Loading...
loading...