Demi Uang, Ibu Ini Rela Anak Gadisnya Digilir Pria Hidung Belang

1653
Kasat Reskrim Polres Asahan, AKP Bayu Samara Putra saat mengintrogasi pelaku penjualan anak.

tobasatu.com, Asahan | Hanya karena uang, SH (32) warga Kecamatan Buntu Pane, Kabupaten Asahan, rela menjual keperawanan anaknya kepada dua pria hidung belang, dan berhasil mengutip imbalan Rp 8,5 juta. Namun, aksi itu tercium dan SH berhasil diringkus petugas Sat Reskim Polres Asahan.

Informasi didapat, Rabu (21/12/2016), SH ditangkap setelah peihak keluarga melaporkan kejadian itu dengan laporan polisi nomor LP/882/XII/2016/Res Asahan/Sek.Air Joman.

Diterangkan Kapolres Asahan, AKBP Tatan Dirsan Atmaja, melalui Kasat Reskrim AKP Bayu Putra Samara kepada wartawan, Selasa (20/12/2016) kemarin, pelaku menjual anak kandungnya kepada dua pria berinisial AD dan RSL, dengan imbalan Rp 5 juta, kedua pria tadi meminta agar SH dapat menyerahkan keprawanan RMC (korban) yang masih berusia 13 tahun.

Tergiur dengan uang tersebut, SH pun membujuk RMC dengan dali uang tersebut nantinya untuk biaya perobatan ayah korban yang sedang sakit. “Nak nanti ada orang yang akan ‘menidurimu’, tolong ya nak kita nanti dapat uang dan uangnya bisa untuk biaya berobat ayahmu dan untuk membayar uang buku perpustakaan yang hilang,” begitu bujuk pelaku kepada korban.

Setelah berhasil membujuk korban, RMC pun dibawa ke untuk menemui kedua pria tadi di sebuah gubuk, di pinggiran Sungai Tangkahan Pasir, Desa Sei Silau, Kecamatan Buntu Pane. Seblum menyerahkan korban, pelaku lebih dulu mencekoki korban dengan Pil KB. Ironisnya, ketika korban disetubuhi oleh AD, pelaku juga melakukan hubungan seks dengan RSL di dalam satu tempat. Parahnya hubungan seks itu dilakukan alias berganti pasangan.

“Jadi perdagangan anak ini dusah dilakukan SH empat kali dalam waktu dua hari. Pada awal transaksi ia mendapatkan Rp 5 juta, hari kedua Rp 2 juta, hari ketiga Rp1 juta dan pada hari keempat Rp 500 ribu, total perolehan Rp 8,5 juta,” ungkap Bayu.

BACA JUGA  Bertarung di Pilkada Asahan, Rosmansyah-Hj Winda Daftar ke Golkar

Tambahnya, SH dijerat dengan pasal 81 ayat (2) dari UU RI nomor 35 tahun 2014 perubahan atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan anak dengan ancaman hukuman selama 15 tahun penjara. “Untuk kedua pria itu sedangn dalam pengejaran,” tukas dia. (ts-16)

Loading...
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here