Demi Pecahkan Rekor MURI, Kakek 73 Tahun Ini Keliling Indonesia dengan Bersepeda

276
Raden Andik Jaya Prawira, kakek berusia 73 tahun yang berkeliling Indonesia dengan bersepeda, ketika diterima Gubernur Sumut HT Erry Nuradi, Rabu (11/1/2017). (tobasatu.com)

tobasatu.com, Medan | Seorang kakek berusia 73 tahun berupaya memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai lansia pertama yang mengelilingi Indonesia dengan bersepeda.

Untuk itu sejak 16 September 2014 lalu, Raden Andik Jaya Prawira—kakek 12 cucu itu, telah mengelilingi Indonesia, dimana Provinsi Sumatera Utara merupakan provinsi ke 27 yang telah didatanginya, dari 33 provinsi yang ada di Indonesia.

Saat bertemu dengan Gubernur Sumut HT Erry Nuradi, Rabu (11/1/2017), Raden Andik yang akrab disapa Kang Andik, menyatakan, saat berkeliling Indonesia dengan bersepeda, dia juga membawa misi penyelamatan lingkungan.

Kepada Gubsu, Kang Andik yang merupakan lulusan Sekolah Kehutanan Menengah Atas (SKMA) menuturkan bahwa Provinsi Sumatera Utara merupakan Provinsi ke 27 yang didatanginya. Sejauh ini Kang Andik sudah menjejaki 333 kabupaten, dimana setiap daerah yang dikunjunginya, Kang Andik berusaha menemui Gubernur/Bupati, Ketua DPRD/Sekwan dan pejabat Dinas Kehutanan maupun Kepala UPT Kementrian Kehutanan setempat. Kang Andik biasanya meminta tanda tangan mereka pada buku yang telah disiapkannya serta berfoto bersama para pejabat tersebut. Dia ditemani Ikatan Alumni  Sekolah Kehutanan Menengah Atas (IKA SKMA) yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Awalnya saya hanya ingin menemui para alumni IKA SKMA di seluruh Indonesia dan memberi semangat para rimbawan untuk selalu semangat menjaga hutan tetap lestari,” kata Kang Andik yang kala itu didampingi Dewan Pembina Daerah IKA SKMA Sumut Pernando Tobing, Ketua IKA SKMA Sukendra Purba,  anggota Fendi Siadari, Rony Matondang dan Roy Chaniago. Selain kampanye pelestarian hutan, perjalanan Kang Andik juga bertujuan menjalin silahturahmi dengan para alumni SKMA.

Kang Andik menceritakan bahawa ia telah berhasil singgah di 128 Kabupaten/Kota di Jawa – Bali dengan waktu tempuh selama 271 hari dengan jarak tempuh 6.000 km. Lalu Kang Andi masuk ke NTB – NTT selama 105 hari dengan 29 Kabupaten/Kota yang tersinggahi dalam jarak tempuh  7.900 km, terdiri dari 4.500 km darat dan 3.400 laut. Menyempurnakan kunjungannya ke kawasan timur, Kang Andik juga menyempatkan diri masuk ke negara tetangga Timor Leste, dari Motoain sampai ke Balibo.

Di Sulawesi, suami dari putri Dayak Melly Gumer Binti ini menghabiskan waktu selama 135 hari, mengunjungi 77 (dari 80) Kabupaten/Kotadengan jarak tempuh 8.900 km darat. Di wilayah Maluku Utara Kang Andik mengunjungi 4 Kabupaten/Kota, di Papua Barat – Papua ia mengunjungi 13 Kabupaten/Kota dan Maluku 1 Kabupaten/Kota.

Kunjungannya ke Kalimantan dimulai dari Kalimantan Utara sampai Kalimantan Barat, melewati semua Kabupaten/Kota, kecuali 1 Kabupaten yaitu Kabupaten Sukamara di Kalimantan Tengah. Semua provinsi di Kalimantan dilewati dengan jarak tempuh 6.800 km.

Dari Kalimantan Kang Andik menuju Kepulauan Riau (Kepri), mengunjungi Batam, Tanjung Balai Karimun, Tanjung Pinang. Dari Kepri Kang Andik terbang menuju Aceh dan melanjutkan  ke Sumatera Utara, Riau, lalu ke Sumbar dan seterusnya ke selatan hingga Lampung dan akhirnya kembali ke Banten. (ts-02)