Pemko Medan Persiapkan Anugerah Pangripta Nusantara 2017

690
Ilustrasi.

tobasatu.com, Medan |Pemerintah Kota (Pemko) Medan mempersiapkan strategi untuk meraih anugerah Pangripta Nusantara 2017. Penghargaan ini dilaksanakan oleh Bappenas untuk setiap kabupaten dan kota.

Sekretaris Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Medan, Muhammad Reza mengatakan untuk Sumatera Utara (Sumut), ada dua kota yang masuk ke dalam nominasi penghargaan itu. Kedua kota itu adalah Kota Binjai dan Medan.

“Hari ini tim penilai datang dari Bappeda Sumut untuk menanyakan kesiapan dan penguasaan dokumen,” tutur Reza, kemarin.

Biasanya, lanjut Reza, tim penilai langsung mendatangi setiap Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD). Untuk tahun ini mereka membuat seperti Forum Group Discussion dengan menghadirkan SKPD yang bersentuhan langsung dengan pelayanan.

“Ini adalah seleksi tahap kedua, dimana bobotnya lebih besar yakni 60 persen. Yang terpenting adalah bagaimana kita menguasai dokumen yang sudah disampaikan ke pusat,” katanya.

Tadi, kata Reza, banyak pertanyaan yang diajukan oleh tim dari Bappeda Sumut. Semisal bagaimana pelaksanaan electronic planning atau e-planning. Di Kota Medan, kata Reza, e-plannig sudah terlaksana sejak tahun lalu. Jadi semua planning Kota Medan bisa diakses mulai dari rembuk warga, musrenbang kelurahan, kemudian dilanjutkan kepada musrenbang kecamatan, dan musrenbang kota. Sehingga, masyarakat bisa mengaksesnya langsung melalui e-planning.

“Kita memiliki SDM itu mengelola itu. Untuk e-planning 2017 sudah selesai di tingkat kecamatan. Nantinya akan dilaksanakan secara online pada musrenbang kota,” katanya.

Ia juga menyampaikan hari ini, Kepala Bappeda Kota Medan Wiriya Al Rahman bersama Kepala BPKD Kota Medan Irwan Ritonga menghadiri undangan sarasehan dari BPK yang berkaitan dengan e-planning.

Tim Bappeda Sumut yang hadir saat itu yakni DR Ir Munir Tanjung MSi, Pahala Panjaitan ST MT, serta  sejumlah SKPD Pemko Medan seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Pekerjaan Umum dan lainnya. Selain itu FGD saat itu juga melibatkan jasa konsultan dan para akademisi.

BACA JUGA  Pembukaan Festival Nasyid Provsu Ke-20 Tahun 2016

Sementara staf Dinas Kesehatan Kota Medan yang hadir saat itu Mardohar menyebutkan saat ini masih ada 20 puskesmas yang berproses akreditasi. Dua diantaranya sudah selesai yakni puskesmas Teladan meraih akreditasi utama dan Padang Bulan meraih akreditasi madya. Ia juga menyampaikan bagi masyarakat Kota Medan yang belum terangkul oleh BPJS, Dinas Kesehatan telah menyiapkan Rp3 miliar.

“Pelayanan ada yang gratis. Kita sesuaikan dengan program pusat dari mulai penanganan penyakit menular dan tidak. Ini diutamakan sesuai dengan pusat. Gerakan masyarakat sehat tanpa harus sakit dan dicover APBD Kota Medan. Masyarakat yang belum tercover BPJS disiapkan dana Rp3 miliar,” ucapnya. (ts-02)

Loading...
loading...