Tragis, Wartawan Tewas Ditikam OTK Tak Jauh Dari Sekolah Anaknya

1076
Korban (wartawan) saat ditemukan tewas di kawan Jalan Medan-Binjai.

tobasatu.com, Medan | Kekerasan terhadap wartawan kembali terjadi di Kota Medan. Seorang wartawan surat kabar mingguan, Amran Parulian Simanjuntak (36) warga Jalan Banten, Diski, Sunggal, Rabu (29/3/2017) pagi meregang nyawa setelah ditikam sekelompok orang.

Peristiwa itu itu terjadi di kawasan Jalan Medan-Binjai KM 13,5 tak jauh dari sekolah anaknya. Menurut informasi dihimpun, korban dibunuh karena persoalan pemberitaan.

Hanya saja sejauh ini pihak kepolisian masih menelusuri dan melakukan penyelidikan apa motf sebenarnya korban dibunuh.

Kejadian bermula ketika sekelompok orang menedekati pelaku dan langsung menghujamnya dengan belati, korban langsung tersungkur dan meninggal dunia.

Kaka korban, Renova Simanjuntak (37) kepada wartawan di RS Bhayangkara, Medan mengatakan kalau sebelumnya korban sempat meminta tolong kepada abangnya untuk mengantarkan anaknya ke sekolah. Namun karena khawatir korban mengikutinya dari belakang.

“Memang pagi tadai adik kami (korban) meminta tolong kepada abang kami untuk mengantarkan anaknya ke sekolah, karena khawatir adik kami ini ngikuti dari belakang,” ujarnya.

Hanya saja keluarga juga tidak mengetahui siapa pelaku pembunuhan Amran. Dugaan kuat, pelaku sudah mengenal korban. “Cerita pastinya kami juga belum mengetahui, kami keluarga juga mendapat kabar dari pihak sekolah,” katanya.

Tapi beberapa waktu lalu, istri korban mengatakan kepada kakak korban kalau suaminya sempat mendapat ancaman melalui telepon, selain itu korban juga sempat dihadang ketika hendak melaksanakan peliputan. Namun korban tidak mau menceritakan masalahnya pada keluarga. (ts-03)

BACA JUGA  Begini Pengakuan Tersangka Pembunuh Wartawan