Trump Salahkan Obama Soal Serangan Gas Kimia di Suriah

12598

tobasatu.com, Amerika Serikat | Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump memberikan pernyataan bernada kemarahan pada administrasi presiden sebelumnya, Mantan Presiden Obama, terkait penggunaan senjata kimia yang mengakibatkan belasan orang tewas di Suriah.

Dalam pernyataannya, seperti yang dilansir The Independent, Trump mengatakan jika serangan gas kimia yang terjadi pada orang-orang tak bersalah, termasuk wanita dan anak-anak tidak bisa diabaikan saja oleh dunia. Aksi kejam oleh rezim Bashar Al-Ashad ini, menurut Trump, mereupakan konsekuensi dari lemahnya dan tidak solutifnya pemerintahan yang lalu, yakni pemerintahan Obama.

Presiden Obama, pada 2012 akan menciptakan garis merah atau larangan keras pada penggunaan senjata gas kimia. Namin, menurut Trump, nyatanya tidak ada aksi konkret. “Untuk itu, AS berdiri bersama seluruh sekutu di dunia mengutuk penyerangan itu,” kata Trump dalam pernyataannya, Selasa (4/4/2017) waktu setempat.

Sekretaris Gedung Putih, Sean Spicer sebelumnya menolak memberitahukan apa yang akan dilakukan administratif Trump menyikapi serangan tersebut.

Kepala Pusat kesehatan di Idlin mengatakan, lebih dari 50 orang terbunuh dan 300 orang terluka akibat serangan gas kimia. Persatuan Organisasi Medis, sebagai koalisi agensi bantuan Internasilmal yang membiayai rumah sakit di Suriah mengatakan, sekitar 100 orang meninggal akibat serangan tersebut. (ts)

BACA JUGA  Disaat Dolar AS Mulai Ambruk, Cobalah Investasi di Emas
Loading...
loading...