Berbagai Atraksi Kebudayaan Karo akan Ditampilkan dalam Pertunjukan PSB Malam Ini

1890
Tarian dari Etnis Karo akan mengisi panggung hiburan rakyat di Jalan Pulau Pinang, Medan, malam ini, Sabtu (29/4/2017). (tobasatu.com).

tobasatu.com, Medan | Berbagai atraksi Kebudayaan Karo akan mengisi pertunjukan Panggung Seni Budaya (PSB) yang digelar Pemerintah Kota Medan di Jalan Pulau Pinang, Lapangan Merdeka, Sabtu (29/4/2017) malam ini.

Selain menampilkan sejumlah tarian, pengunjung juga dapat landek (menari) bersama  mengikuti  irama musik tradisionil Karo.

Sedangkan di penghujung acara, masyarakat akan disuguhkan pertunjukan film. Ada dua  film yang dicadangkan untuk diputar, antara “Nafas Likas” yang mengisahkan tentang perjuangan Pahlawan Nasional Letjen Jamin Ginting, dan Film Berjudul “Rp.1000”. Diyakini, salah satu film yang akan diputar nanti mampu mengobati kerinduan akan Tanah Karo Simalem.

Selain itu, Dinas Pariwisata bekerjasama dengan Himpunan Masyarakat Karo Indonesia (HMKI) Kota Medan juga menyediakan aneka penganan tradisionil Karo seperti  cimpa, lemang, cimpa tuang, cimpa cabe, cimpa jong labar, wajik dan cendol. Sambil menyaksikan pertunjukan seni dan budaya Karo, para pengunjung juga  dapat menikmati  kelezatan aneka kuliner yang dijajakan di sejumlah stand.

Menurut Plt Kadis Pariwisata Kota Medan, Budi Hariono SSTP MAP,  tema PSB yang diusung malam ini bertajuk Tanah Karo Simalem. Artinya, melalui pertunjukan seni dan budaya yang ditampilkan ini,  mengajak para pengunjung, terutama masyarakat  Karo untuk mengenal lebih jauh tentang seni dan budaya warisan leluhur dari Bumi Turang, sehingga mereka lebih mencintai dan  melestarikannya.

“Untuk itu dalam pertunjukan malam ini, kita telah mempersiapkan sejumlah tarian bekerjasama dengan DPC HMKI Kota Medan seperti Tarian Pengalo-ngalo dan Tarian Sikucur. Bagi para pengunjung yang ingin menari (landek), kita juga menyediakan ruang sehingga mereka dapat melepaskan keinginannya. Sebab, Pemko Medan mempersembahkan PSB ini untuk menghibur masyarakat Kota Medan,” kata Budi.

Selanjutnya untuk mengentalkan nuansa etnis Karo dalam  PSB, Budi mengatakan, pihaknya mendatangkan Ritenta Group yang akan menyajikan kolaborasi akustik dengan alat musik tradisionil Karo. Dia yakin para pendukung Ritenta Group yang umumnya anak muda akan menghasilkan pertunjukan musik yang benar-benar menarik dan menghibur. (ts-02)

BACA JUGA  Halal Bi Halal Keluarga Alumni APDN STPDN IPDN IIP dan STIA LAN