Penertiban di Kawasan USU: 2 Mobil Digembok, 4 Ditilang, 2 Diangkut

603
Tim gabungan saat melakukan penertiban di kawasan Jl.Dr.Mansyur Kampus USU Medan, Kamis (4/5/2017). (tobasatu.com).

tobasatu.com, Medan | Tim gabungan Pemko Medan melakukan penertiban di kawasan kampus USU Medan, Kamis (4/5/2017). Kawasan yang diseser petugas adalah Pajak USU dan Jalan Dokter Mansyur.

Dalam kesempatan itu, 2 mobil pribadi digembok oleh petugas Dishub karena parkir berlapis. Sedangkan 4 mobil pribadi ditilang dan 2 unit mobil yang selama ini digunakan untuk berjualan pulsa diangkut petugas Satpol PP.

Penertiban dipimpin Camat Medan Baru, Illyan Chandra Simbolon SSTP MSP yang turun bersama tim diantaranya kepala lingkungan dan lurah, serta Dinas Perhubungan, Polsekta Medan Baru dan Koramil 05/Medan Baru.

Kehadiran tim penertiban ini membuat para Pedagang Kaki Lima (PK5) langsung kelabakan, termasuk juru parkir yang selama ini sesukanya membuat parkir berlapir di pinggir jalan. Para pedagang pun hanya bisa pasrah. Sebab, mereka telah berulangkali disurati pihak Kecamatan Medan Baru agar tidak berjualan di  atas trotoar maupun badan jalan.

Sebanyak 4 unit lapak milik pedagang diamankan.  Illyan pun mengingatkan kepada para pedagang agar tidak berjualan lagi di kawasan tersebut. Di samping itu bagi pedagang yang memiliki kios  di pinggir jalan, dimintanya untuk memotong kanopi yang telah melewati trotoar. “Jika ini tidak dilakukan, tim  akan datang untuk menertibkan kembali,” tegas Illyan.

Tidak hanya PK5, kehadiran tim membuat  juru parkir yang menjadi pemicu terjadi kemacetan langsung kabur  meninggalkan kenderaan bermotor. Sebab, mereka tahu parkir yang dilakukan salah karena lokasinya menggunakan badan jalan dan dibuat berlapis. Kondisi itu menyebabkan kemacetan yang terjadi cukup parah, terutama sore hari.

Sementara saat penertiban di Jalan Dr Mansyur, pedagang makanan minuman yang mengetahui kehadiran tim langsung tancap gas, sebab mereka telah  dimendesain gerobak untuk berjualan di atas becak bermotor untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya penertiban.

BACA JUGA  Pendaftaran Online SBMPTN Dibuka Hingga 20 Mei

Meski demikian tim masih sempat mengamankan sejumlah tenda yang ditinggalkan pemiliknya. Selain pedagang makanan dan minuman, tim juga menertibakan kenderaan bermotor yang diparkir di pinggir jalan. “Pinggir kiri Jalan Dr Manyur mulai dari arah Simpang Kampus  sampai menuju Setia Budi tidak boleh parkir,” jelas Illyan.

Dalam penertiban, petugas Satpol PP membawa 2 unit mobil yang digunakan untuk berjualan pulsa. Selama ini setiap kali dilakukan penertiban, mobil itu sengaja ditinggalkan pemiliknya dengan  posisi terkunci untuk mengelabui petugas. Begitu petugas meninggalkan lokasi, pemilik kembali datang  untuk melanjutkan transaksi  jual beli pulsa. “Kita tidak mau terkecoh, makanya mobil ini kita bawa,” ungkapnya.(ts-02)

 

Loading...
loading...