Disperindag Sumut Monitoring Harga Sembako di 6 Pasar Tradisional

737
Ilustrasi pasar tradisional. (tobasatu.com).

tobasatu.com, Medan | Menjelang bulan suci Ramadhan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumut telah melakukan monitoring harga bahan kebutuhan pokok di enam pasar tradisional di Kota Medan yakni di Pusat Pasar, Pasar Sei Kambing, Pasar Sukaramai, Pasar Petisah, Pasar Palapa dan Pasar Simpang Limun. Sejauh ini harga di pasar masih stabil.

“Saat ini juga sudah kita keluarkan surat edaran Gubsu kepada Bupati dan Walikota yang ditanda tangani oleh Sekda agar meminta kepada Bupati dan Walikota melakuan monitoring terhadap harga kebutuhan pokok sesuai dengan HET, melengkapi data toko ritel modern dan distributor di wilayahnya hingga melakukan pemantauan ketersediaan bahan pokok,” kata Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Sumut, M.Misbah Misbah, Selasa (16/5/2017) di Kantor Dinas Kominfo Sumut.

Selain itu berdasarkan hasil monitoring, ketersediaan bahan pokok hingga awal Mei 2017 di Sumut juga aman. Seperti ketersediaan beras saat ini surplus sebesar 261.161 ton dari jumlah kebutuhan beras sebesar 840.504 ton. Begitu juga dengan ketersediaan jagung di Sumut sebesar 760.396 ton dari jumlah kebutuhan jagung 7.334 ton. Sehingga Sumut juga Surplus jagung 455.440 ton.

Berikutnya, untuk ubi kayu, ketersedian 420.413 ton. Sedangkan kebutuhan 16.218 ton. Bawang merah, tersedia pasokan sampai Mei 2017 sebesar 3.194 ton. Sedangkan kebutuhan 14.309 ton. Dengan kebutuhan kumulatif hingga Mei sebesar 14.309 ton, maka terdapat defisit bawang merah sebesar (10.539) ton. Selama defisit, bawang merah di Sumut dipenuhi oleh pasokan dari Pulau Jawa.

“Begitu juga dengan daging sapi. Untuk memenuhi bulan puasa diperkirakan cukup aman. Sementara untuk telur kebutuhan per hari 461,48 ton. Sementara kebutuhan telur masih dapat dipenuhi dari produksi bahkan ada yang dijual ke luar provinsi, seperti Aceh, Riau dan Sumbar. Karena produksi telur kita sebesar 9.700.000 butir/hari atau berkisar lebih kurang 646,67 ton,” sebutnya.

BACA JUGA  Jelang Ramadhan, Harga Kebutuhan Pokok Melambung

Kadis Kominfo Sumut, M Fitriyus mengatakan, antisipasi kesiapan kebutuhan bahan pokok menjelang bulan puasa dan hari raya ini dilakukan pihaknya karena Kominfo ditunjuk berdasarkan peraturan perundang-undangan untuk memfasilitasi informasi kepada masyarakat terkait harga bahan pokok tersebut. (ts-02)

Loading...
loading...