Kembali Mencuat, Isu Donald Trump Akan Dimakzulkan

13672

tobasatu.com, Amerika Serikat | Isu pemakzulan atau impeachment terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump, kembali mengemuka. Ini timbul setelah sejumlah blunder yang dilakukan Trump.

Dikutip dari laman The Guardian, Selasa (16/5/2017), Anggota Kongres dari Partai Demokrat asal Texas, Al Green pada Senin lalu kembali menyuarakan pemakzulan atas Trump. Pasal yang akan dikenakan adalah tindakan kriminal dan melanggar UU dengan membocorkan rahasia negara.

Tindakan Trump juga dinilai tak punya alasan kuat dengan memecat Direktur FBI James Comey yang dinilai Green memang sedang menyelidiki konspirasi dengan pihak Rusia.

Pembocoran informasi rahasia oleh Trump pertama kali diberitakan oleh The Washington Post setelah Trump pada pekan lalu bertemu dengan Menlu Rusia Sergei Lavrov dan Duta Besar Rusia untuk AS Sergey Kislyak. Dalam pertemuan itu disebutkan bahwa Trump memberitahukan adanya aksi mata-mata dari sekutu AS yang mendapatkan informasi terkait operasi membasmi Negara Islam Irak dan Surah (ISIS).

Hal tersebut lantas disesalkan banyak pihak. Rahasia negara dinilai tak bisa dibocorkan bahkan oleh Presiden AS sekalipun. Tindakan Trump diduga bisa membahayakan negara dan dianggap melanggar konstitusi.

Sementara Penasihat Keamanan Nasional AS McMaster sebelumnya menyangkal adanya pembicaraan tersebut dan menuding bahwa media memberitakan kebohongan.

Namun anehnya, Presiden Trump justru tak membantah. Walaupun dia tidak membenarkan bahwa yang dibocorkan adalah informasi rahasia, Trump mengaku memang menyampaikan sejumlah informasi kepada Menlu Rusia. Trump berdalih, hal itu dilakukan demi kepentingan AS yang perlu bersama-sama dengan Rusia memerangi ISIS. (ts)

Loading...
loading...