Tingkatkan Kecintaan Budaya Lokal Asahan Kadisdik: Senandong Asahan Harus Dilestarikan

235
Kadisdik Kabupaten Asahan Asmunan ketika memberikan sambutan dalam pembukaan festival Senandong Asahan, Selasa(16/5/2017) di Kisaran

tobasatu.com, Asahan l Senandong Asahan merupakan seni bernyanyi dengan syair penuh nasehat merupakan salah satu warisan budaya nenek moyang di Asahan. Sejatinya, kesenian itu harus di lestarikan sehingga tidak punah dan dapat di ketahui generasi mendatang.

Atas dasar itulah Dinas Pendidkan Kabupaten Kabupaten Asahan menggelar Festival Senandong Asahan, yang bertajuk ‘Dengan Senandong Kita Tingkatkan Karakter Pendidikan di Kabupaten Asahan.

“Artinya, melalui Senandong Asahan ini, mari kita tingkatkan kecintaan terhadap budaya asli daerah Kabupaten Asahan,” kata Kepala Dinas Kabupaten Asahan Asmunan kepada wartawan, di Kisaran Rabu (17/5/2017).

Menurut Asmunan kesenian olah vokal itu biasa disenandungkan oleh masyarakat pesisir untuk menghibur diri. Senandong Asahan dinyanyikan dengan aksen melayu yang telah bercampur dengan aksen khas masyarakat Tanjungbalai untuk menghibur diri.

Saat ini, Senandong Asahan, biasanya ditampilkan dalam acara penikahan dan khitanan dan acara hari besar lainnya. Namun, seiring waktu, perkembangan Senandong Asahan justru lebih berkembang di Kota Tanjungbalai daripada Asahan.

“Untuk itu, makanya, seni Senandong Asahan ini terus kita galakkan melalui festival setiap tahun. Melalui festival, para pelajar kita rangsang untuk belajar Senandong Asahan,” katanya.

Menurut Asmunan, peserta festival Senandong Asahan setiap tahunnya terus bertambah. Untuk 2017, festival Senandong Asahan diikuti oleh 50 peserta. “Artinya, minat para pelajar terhadap Senandong Asahan ada dan tumbuh. Itulah sebabnya, festival Senandong Asahan ini terus kita galakkan,” tutupnya.

Festival di selenggarakan di aula Kantor Disdik Asahan pada Selasa (16/5/2017). Festival memperebutkan piala bergilir Kepala Disdik Kabupaten Asahan. (ts-20)