Gubernur Buka Ramadhan Fair XIV Tahun 2017

542
Gubernur Sumut HT Erry Nuradi didampingi Walikota Medan Drs Dzulmi Eldin dan tokoh masyarakat H Abdillah Ak MBA, ketika membuka Ramadhan Fair ke XIV tahun 2017, Selasa (30/5/2017) malam. (tobasatu.com)

tobasatu.com, Medan | Gubernur Sumatera Utara HT Erry Nuradi membuka secara resmi penyelenggaraan Ramadhan Fair XIV tahun 2017, Selasa (30/5/2017).

Didampingi Walikota MedanDrs.Dzulmi Eldin, Gubernur berharap agar event Ramadhan Fair menjadi salah satu barometer Kota Medan sebagai kota yang masyarakatnya religius.  Selain itu sebagai bukti  bahwa  ibukota Provinsi Sumatera Utara ini, mempunyai peran penting dalam meningkatkan seni dan budaya.

Gubsu menginginkan penyelenggaraan Ramadhan Fair  tahun ini lebih berkualitas  dan nilai spiritual maupun nilai ekonomi harus dapat seimbang, sehingga maksud dan tujuan diselenggarakannya Ramadhan Fair ini tetap dapat terpelihara dengan baik.

Gubsu mengajak seluruh masyarakat Kota Medan, terutama  tokoh masyarakat, pemuka agama dan tokoh pemuda untuk mendukung kebijakan dan langkah-langkah positif yang sudah dilakukan Pemko Medan.

“Mudah-mudahan Kota Medan yang kita cintai ini terus berbenah diri menjadi sebuah kota metropolitan yang religius, dan masyarakatnya hidup dengan rukun dan harmonis,” kata Gubsu.

Sebelumnya, Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi mengatakan, Ramadhan Fair merupakan kegiatan tahunan yang kerap dinantikan warga Sumatera Utara, khususnya Kota Medan. Sejak digelar pertama kali tahun 2003, event ini sukses menjadi ikon yang identik dengan kemeriahan suasana Ramadhan di Kota Medan.

Diungkapkan Wali Kota, pengunjung Ramadhan Fair juga tidak terbatas kepada umat muslim namun umat lain pun banyak yang menghadiri nya bersama anggota keluarga maupun koleganya. Hal ini menujukkan bahwa keberagaman menjadi semangat yang dijunjung tinggi di Kota Medan.

“Agama benar-benar mampu menjadi rahmat bagi sekalian alam semesta, terutama di bulan suci Ramadhan ini,” kata Wali Kota.

Menurut Eldin, keberagaman selama ini merupakan salah satu unsur yang telah memperkaya khasanah budaya di Kota Medan. Sebagai Kota Melting Pot, Kota Medan merupakan contoh multikultural yang sangat harmonis. Kalaupun ada riak-riak kecil yang mencoba mengganggu keharmonisan tersebut, seluruh elemen masyarakat  secara bersama  dengan kesadaran sendiri langsung bergerak mengantisipasinya.

BACA JUGA  Berdiri di Zona Terlarang, 3 Papan Reklame Dibongkar

“Di kota ini, terlihat jelas bukti bahwa mayoritas melindungi minoritas, manakala minoritas pun menghormati dan menghargai mayoritas,” jelasnya.

Pembukaan Ramadhan Fair ini turut dihadiri anggota DPR RI, Hasrul Azwar, Wagubsu Brigjen TNI (Purn) Nurazizah Marpaung,  Wakil Wali Kota Medan, Ir Akhyar Nasution MSi, Sekda Kota Medan, Ir Syaiful Bahri Lubis.

Ramadhan Fair berlangsung mulai 27 Mei sampai 24 Juni 2017, menampilkan bazar UMKM   berbasis  kuliner sebanyak 135 pedagang dan non kuliner sebanyak 75 pedagang.

Acara puncak pembukaan ditandai dengan pemukulan bedug disertai dengan penampilan band papan atas asal  ibukota, D’Masiv.  Lima personel D’Masiv mampu ‘menghipnotis’ ribuan pengunjung yang telah memenuhi Taman Sri Deli sejak pukul 20.00 WIB melalui sejumlah lagu-lagu andalan mereka, termasuk yang bernuansa religi. (ts-02)

Loading...
loading...