Forkopimda Asahan Deklarasikan Perang Terhadap Narkoba dan Miras

910
Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang didampingi Kapolres Asahan AKBP Kobul Syahrin Ritonga dan unsur Forkopimda Asahan ketika menunjukkan barang bukti sabu hasil tindak pidana, dalam acara deklarasi perang terhadap narkoba dan miras, di Kisaran, Jumat (16/6/2017). (tobasatu.com).
Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang didampingi Kapolres Asahan AKBP Kobul Syahrin Ritonga dan unsur Forkopimda Asahan ketika menunjukkan barang bukti sabu hasil tindak pidana, dalam acara deklarasi perang terhadap narkoba dan miras, di Kisaran, Jumat (16/6/2017). (tobasatu.com).

tobasatu.com, Asahan l Seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Asahan menyatakan sikap perang terhadap peredaran gelap narkoba dan minuman keras (miras) di wilayah Kabupaten Asahan.

Pernyataan sikap tersebut tertuang dalam ikrar bersama yang berisi penolakan terhadap peredaran narkoba dan miras.

Adapun deklarasi tersebut berisa dua butir pernyataan sikap. Pertama, menolak narkoba dan miras yang berdasarkan agama dan perundang undanagan dilarang diedarkan, diperjual belikan dibawa, disimpan dan dikonsumsi.

Kedua, akan membantu pihak berwajib untuk memberikan informasi sebagai mana poin tersebut diatas, baik yang diketahui sendiri, dilihat maupun didengar.

Ikrar tersebut ditandatangani oleh Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang; Kapolres Asahan Kobul Syahrin Ritonga; Tokoh Agama Tebing Kisaran M Yusuf; Lurah Kelurahan Tebing Kisaran Thamrin Simatupang; dan Tokoh masyarakat Kelurahan Tebing Kisaran Harun Al Rasyid

Turut hadir dalam acara deklarasi tersebut, yakni Dandim 0208 Asahan Letkol Suhono; Ketua MUI Asahan Salman Abdullah Tanjung; Kasi Brantas BNNK Asahan, Kompol Khairullah dan Tokoh Masyarakat lainnya.

“Deklarasi ini merupakan komitmen seluruh unsur Forkopimda dan masyarakat dalam memberantas peredaran gelap narkoba dan miras di Asahan,” kata Kapolres Asahan AKBP Kobul Syahrin Ritonga ketika memberikan sambutan dalam acara Pendeklarasian Anti Narkoba dan Miras di Kabupaten Asahan, di Kisaran, Jumat (16/6/2017).

Menurut Kobul, peredaran gelap narkoba telah menyusup keseluruh lapisan masyarakat. Narkoba tidak hanya menyentuh kepada orang dewasa semata, namun sudah masuk pada tingkat usia pelajar.

Untuk itu, lanjutnya, diperlukan sinergitas dan komitmen bersama dalam memberantas peredaran barang haram tersebut di wilayah hukum Polres Asahan. “Diperlukan sinergitas seluruh elemen dalam memberantas narkoba dan miras, sehingga generasi muda khususnya Asahan tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba dan miras,” pungkasnya.

BACA JUGA  Mengaku Dari BNN, Warga Tembung Sekarat Dipukuli

Sementara itu, Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang mengatakan, bahwa Pemkab Asahan siap mendukung seluruh program Polres Asahan dalam memberantas peredaran gelap narkoba di Kabupaten Asahan.

Salah satu dukungan tersebut diwujudkan dalam pengusulan anggaran sebesar Rp. 500 juta yang akan digunakan dalam memberantas peredaran narkoba, khususnya di daerah basis narkoba seperti Kelurahan Tebing Kisaran, Kelurahan Tegal Sari dan Kelurahan Kisaran Naga. (ts-20).