Mandi Di Kolam, Dua Bocah Berusia 6 Tahun Tewas Tenggelam

758
Mandi Dikolam, Dua Bocah Berusia 6 Tahun Tewas Tenggelam
Jasad Sifa Fadila salah satu korban tewas tenggelam, ketika disemayamkan dirumah duka, di Perumahan Karyawan PT Graha Dura Dusun VI Desa Rawa Sari Kecamatan Aek Kuasan Kabupaten Asahan, Rabu (21/6/2017).

tobasatu.com, Asahan | Dua bocah berusia 6 tahun Aldi Ardiansyah Samosir dan Sifa Fadilah tewas tenggelam dalam kolam di Dusun VI Desa Rawa Sari Kecamatan Aek Kuasan Kabupaten Asahan, Rabu (21/6/2017) sekitar pukul 09.00WIB.

Informasi dihimpun, sebelumnya kedua bocah warga Perumahan Karyawan PT Graha Dura Dusun VI Desa Rawa Sari itu sedang mandi di kolam bersama dua bocah lainnya, Nawah,6 dan Alamsyah, 6.

Saat sedang mandi, tiba tiba Aldi tenggelam sambil menggapaikan tangan diatas permukaan air kolam. Melihat hal itu, teman Aldi, Sifa, mencoba menolong. Sifa meraih dan menarik tangan Aldi. Namun, Sifa tak dapat menarik tubuh Aldi. Sifa justru malah ikut tenggelam kedasar kolam.

Melihat kejadian tersebut, salah satu teman kedua korban, Doni Alamsyah menjerit sambil meneriakkan kata kata minta tolong. Teriakan Doni terdengar oleh Rendi Zulham,11 dan ayah kandung Aldi, Hendri Samosir yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

Hendri dan Rendi langsung menuju kearah sumber suara, ke tempat Doni berada. Hendri lalu menyelam dan mencoba mencari kedua bocah tersebut. Tak berapa lama kemudian, tiba tiba jasad Sifa mengapung ke atas permukaan kolam.

Setelah jasad Sifa di amankan, Hendri kembali menyelam mencari Aldi. Beberapa menit kemudian, Hendri berhasil menemukan jasad putranya itu tenggelam didalam kolam dalam keadaan tidak bernyawa.

Selanjutnya, jasad kedua korban dilarikan ke bidan desa, guna memastikan kondisi kedua bocah nahas tersebut.

Kapolsek Bandar Pulau Polres Asahan AKP Juriadi saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. “Benar. Kedua bocah tersebut meninggal dunia karena tenggelam, ketika sedang mandi dikolam,” ujar Kapolsek.

Menurut Kapolsek Pihaknya juga telah meminta izin kepada keluarga supaya jasad korban diotopsi guna mengetahui penyebab dan bagaimana kedua bocah tersebut meninggal dunia. “Namun pihak keluarga menolak dan menganggap meninggalnya kedua bocah tersebut secara wajar,” pungkasnya. (ts-20).

BACA JUGA  Perahu Tenggelam, Tiga Nelayan Belum Ditemukan
Loading...
loading...