Operasi Ramadniya 2017, Kasus Laka Lantas Turun 50 Persen di Asahan

505
Kanit Laka Satlantas Polres Asahan IPDA M Butar Butar. (tobasatu.com).

tobasatu.com, Asahan l Jumlah kecelakaan lalulintas pada Operasi Ramadniya 2017 sebanyak 9 kasus dengan korban meninggal dunia sebanyak 3 orang di wilayah hukum Polres Asahan.

Jumlah kasus laka lantas itu menurun 50 persen jika dibandingkan pada 2016 yakni sebanyak 18 kasus, dengan jumlah korban meninggal dunia sebanyak 4 orang.

“Kasus laka lantas pada Operasi Ramadniya 2017 menurun 50% jika dibandingkan  pada Operasi Rahmadania 2016,” kata Kasat Lantas Polres Asahan didampingi Kanit Laka IPDA M Butar Butar kepada wartawan, di Kisaran, Rabu (5/7/2017).

Kanit menerangkan, laka lantas yang terjadi pada Operasi Ramadniya 2017 didominasi pengendara sepeda motor. Kecelakaan paling banyak terjadi pada H -1 dan H +2 Lebaran, khususnya pada sore hari dan malam.

Selain menimbulkan korban meninggal dunia, lanjutnya, kecelakaan juga menyebabkan 1 orang mengalami luka berat dan 14 orang luka ringan. “Sedangkan kerugian materi akibat kecelakaan, ditaksir sebesar Rp.  5,6 juta,” sebutnya.

Pada Operasi Ramadniya 2017, menurut Kanit,  Polres Asahan telah menyiapkan 5 pos pengamanan guna mengatur arus lalulintas bagi para pengendara kendaraan bermotor.

Sedikitnya ada 192 personil disiagakan guna memberikan keamanan dan kenyamanan bagi para pemudik yang ingin merayakan Hari Lebaran di kampung halaman masing masing. (ts-20)

BACA JUGA  Masuk Kolong Truk, Pengendara Motor Tewas Dengan Kepala Pecah
Loading...
loading...