Pemko Medan Tertibkan Papan Reklame di 13 Ruas Jalan

320
Petugas Satpol PP saat melakukan penertiban papan reklame, Senin (10/7/2017). (tobasatu.com).

tobasatu.com, Medan | Pemerintah Kota Medan akan menertibkan seluruh papan reklame bermasalah di Kota Medan, termasuk papan reklame  yang didirikan di 13 ruas  jalan terlarang, di seputaran Jalan Sisingamangaraja, Senin (10/7/2017) siang.

Pembongkaran papan reklame ini dipimpin langsung Wakil Wali kota Medan, Ir Akhyar Nasution MSi didampingi Kasatpol PP Kota Medan, M Sofian disaksikan beberapa anggota DPRD Medan diantaranya Landen Marbun dan Ahmad Arif. Puluhan petugas Satpol PP dibantu Dinas Perhubungan dan jajaran Kecamatan Medan Kota  diturunkan untuk melakukan penertiban.

“Yang kita lakukan hari ini untuk menuntaskan penertiban papan reklame ilegal yang dilakukan selama ini.  Insya Allah seluruh papan reklame liar maupun ilegal akan kita tertibkan seluruhnya. Di samping itu kita akan melakukan revisi  perda,” kata Wakil Wali Kota ketika ditemui di lokasi  penertiban.

Oleh karena itu Wakil Wali Kota minta kepada seluruh pemilik papan reklame bermasalah untuk membongkar sendiri.

“Sebelum kita bongkar, alangkah baiknya jika pemilik papan reklame menurunkan sendiri papan reklame miliknya. Dalam penertiban kali ini, kita tidak ada limitasi waktu. Artinya, pembongkaran akan terus dilakukan terhadap seluruh papan reklame liar dan ilegal!” tegasnya.

Selain 1 unit mobil crane, penertiban papan reklame yang dilakukan petugas Satpol PP ini juga didukung 1 unit alat berat milik Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan. Pembongkaran diawali dari papan reklame ilegal mulai persimpangan Jalan Sisingamangaraja dan Jalan Rahmadsyah.  Sebagai penertiban awal, petugas membongkar papan reklame berukuran kecil.

Dengan dukungan mobil crane dan alat berat serta mesin las, penertiban yang dilakukan berjalan lancar. Tanpa kesulitan petugas menumbangkan belasan papan reklame, termasuk papan reklame milik supermarket, rumah makan maupun hotel yang terbukti  dirikan tanpa izin tersebut.  Sebelumnya pemilik rumah makan dan swalayan minta agar penertiban ditunda sementara namun Kasatpol PP dengan tegas menolaknya.

BACA JUGA  Penanggulangan Banjir di Medan Perlu Dilakukan Terintegrasi

Penertiban papan reklame yang dilakukan ini menyebabkan terganggunya kelancaran arus lalu -lintas  di kawasan Jalan Sisingamangaraja. Karena itu, pembongkaran terhadap papan reklame berukuran besar urung dilakukan hari itu.

Selain akan melumpuhkan arus lalu-lintas, material papan reklame berukuran besar yang dibongkar dikhawatirkan jatuh dan menimpa kenderaan bermotor maupun orang yang berlalu-lalang di bawahnya. Oleh karenanya pembongkaran papan reklame berukuran besar diputuskan dilakukan malam hari. (ts-02)

Loading...
loading...