Meski Minoritas, Etnis Sunda Ambil Bagian Meriahkan PSBD Asahan 2017

557
Meski Minoritas, Suku Sunda Ambil Bagian Meriahkan PSBD Asahan 2017.
Gubsu Tengku Erry Nuradi didampingi BupatiAsahan Taufan Gama Simatupang dan pengurus PWS, berphoto bersama didepan Stand Sunda pada PSBD 2017 Asahan, di Kisaran, Senin (24/7/2017)

tobasatu.com, Asahan | Paguyuban Warga Sunda (PWS) Asahan turut memeriahkan pekan seni dan budaya Kabupaten Asahan 2017. Meski menjadi etnis minoritas di Asahan, namun paguyuban warga sunda itu tetap antusian dan solid mengikuti kegiatan tersebut.

“Warga Sunda di Asahan hanya sekitar 200 jiwa. Tapi kami tetap antusias ikut kegiatan PSBD ini, sekaligus menunjukkan etnis Sunda tetap solid”, kata Ketua PWS Asahan Heri Purnama, di Kisaran, Senin (24/7/2017).

Heri Purnama, atau yang lebih akrab disapa dengan Mas Pur itu mengatakan, tujuan keikutsertaan PWS Asahan itu dalam PSBD guna mengenalkan Kebudayaan etnis Sunda kepada masyarakat Asahan yang mayoritas bersuku Melayu.

Dengan demikian, masyarakat Asahan bisa lebih mengenal kebudayaan Sunda, sehingga bisa terjalin hubungan kekerabatan yang baik, ditengah keberagaman etnis di Asahan.

“Kami berharap, warga etnis Sunda di Asahan bisa berkontribusi terhadap pembangunan di Asahan, sehingga semakin maju”, katanya.

Untuk memeriahkan acara tersebut, PWS Asahan memamerkan berbagai alat kesenian tradisonal Sunda. PWS Asahan bahkan menggandeng Bank Jawa Barat (BJB) untuk melengkapi alat kesenian itu.

Adapun beberapa alat kesenian yang ditampilkan diantaranya yakni, Rebab, Suling, Kendang, Kepyek Keprak, Siter, Gambang, Saron, Gamelan Jangkep, Karinding, Angklung, Tarawangsa, Kacapi, Calung, Calempung, Jentreng.

Selain itu, menampilkan tari Merak, Tari Jaipong, Pop Sunda dan Sisingaan. Kesenian tarian tersebut nantinya akan dimainkan grup tari binaan PWS pada Selasa (25/7/2017). (ts-20).

BACA JUGA  DPRD Setujui Laporan Pertanggungjawaban APBD Asahan 2016 Dengan Silpa Rp262 Miliar
Loading...
loading...