Memaknai Kemerdekaan dengan Murojaah dan Doa Bersama

327
Pangdam I/BB dan Walikota Medan Drs.Dzulmi Eldin bersama ribuan warga menggelar Murojaah dan Doa Bersama, memohon keselamatan bangsa, Kamis (17/8/2017). (tobasatu.com).

tobasatu.com, Medan | Banyak cara yang bisa dilakukan untuk memperingati Hari Kemerdekaan. Selain melakukan berbagai perlombaan, memaknai kemerdekaan juga bisa dilakukan dengan menggelar Murojaah dan doa bersama, memohon keselamatan bangsa, seperti yang dilakukan pemerintah Kota Medan dan Kodam I/BB, Kamis (17/8/2017).

Meski sempat diguyur hujan deras, namun pelaksanaan Murojaah dan Doa Bersama di Lapangan Benteng Medan yang digelar sebelum upacara penurunan bendera Sang Saka Merah Putih, berlangsung hikmat.

Sebelum menggelar Murojaah dan doa bersama, Pangdam I/BB dan Walikota Medan Drs.Dzulmi Eldin bersama ribuan warga terlebih dahulu melakukan sholat Ashar berjamaah.

Murojaah dan Doa Bersama ini juga dihadiri tokoh agama Prof M Hatta, H Amiruddin MS, Kapolresta Kombes Pol Sandy Nugroho, Dandim 02/01 BS Kolonel Inf Bambang Herqutanto, tokoh masyarakat, pemuda, Kepala SKPD, Camat, dan Lurah se-Kota Medan. Usai Murojaah dan Doa Bersama ini, walikota dan Pangdam I/BB  kemudian bersalam-salaman dengan masyarakat yang hadir.

Menurut Walikota Medan, perhelatan ini merupakan ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas kemerdekaan yang berhasil diraih dengan perjuangan dan rahmat Sang Pencipta. Acara ini juga merupakan sebuah harapan agar keuntuhan NKRI dan Kebhinekatunggalikaan tetap terjaga dengan baik.

“Murojaah dan Doa Bersama ini juga untuk semakin menguatkan Medan sebagai kota yang modren sekaligus relijius dan tetap menjunjung tinggi kebersamaan walau pun masyarakatnya heterogen,” kata Walikota.

Di tempat sama, Pangdam I/BB, Mayjen TNI Cucu Sumantri menyampaikan apresiasinya terhadap perhelatan ini. Menurutnya, kegiatan ini memaknai HUT ke-72 RI dengan doa. “Kegiatan ini mengingatkan kita bersama untuk tetap berdoa agar dapat mengisi kemerdekaan ini dengan kedamaian dan kebersamaan,” ucapnya.

Pangdam juga menyebutkan, perhelatan ini juga mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk meningkatkan persatuan, meninggalkan kekerasaan dan konflik-konflik. Ditegaskannya, Negara Kesatuan Republik Indonesia berdiri di atas perbedaan-perbedaan suku dan agama yang sesungguh merupakan kekuatan.

BACA JUGA  Halal Bi Halal Keluarga Alumni APDN STPDN IPDN IIP dan STIA LAN

“Negara ini, termasuk Sumut akan maju dan sejahtera, jika kita kompak dan bersatu,” ungkap Pangdam. (ts-02)

Loading...
loading...