Mensos Serahkan Fasilitas Pendampingan PKH untuk Pengungsi Sinabung

827
Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa menghadiri Puncak Hari Kemanusiaan Sedunia yang dipusatkan di Kecamatan Siosar, Kabanjahe, Sumatera Utara, Selasa (22/8/2017). (tobasatu.com).

tobasatu.com, Siosar | Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa menghadiri Puncak Hari Kemanusiaan Sedunia yang dipusatkan di Kecamatan Siosar, Kabanjahe, Sumatera Utara, Selasa (22/8/2017). Dalam kesempatan itu Mensos menyalurkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) bagi 1.234 korban pengungsi erupsi Gunung Sinabung.

Pada tahun 2018, menurut Mensos, akan ditambah lagi 563 pendamping baru yang akan memberi pelayanan kepada seluruh masyarakat penerima PKH.

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan Kemensos terlibat dalam membantu untuk logistik, dengan memastikan pasokan beras untuk pengungsi tercukupi.

Menurut Mensos, Kemensos terlibat dalam membantu untuk logistik. “Kabupaten  bisa mengeluarkan 100 ton beras, kalau sudah terpakai Pemprov bisa keluarkan beras sebanyak 200 ton, dan kalau sudah itu terpakai baru Kemensos,” ujar Mensos.

Mensos memastikan jajaran di bawahnya agar jangan sampai ada masyarakat kelaparan dan logistik selalu aman. Sedangkan jaminan hidup diberikan kepada seluruh pengungsi yang dihitung perjiwa 900 ribu per bulannya. Terkait penyiapan lahan dan rumah dikoordinasikan oleh BNPB, kalau rumahnya sudah jadi, isi hunian tetap baru tanggungjawab mensos.

Terkait Peringatan Hari Kemanusiaan Sedunia Khofifah mengatakan mestinya peringatan jatuh tanggal 19 Agustus, namun rangkaian sudah dimulai sejak 4 Agustus sampai akhir bulan ini. Di Indonesia peringatan ini dilaksankan masuk tahun kedua, namun secara internasional sudah digelar selama 13 tahun.

“Dari rasa kemanusiaan kita bisa saling menghormati, menyayangi  melayani tolong menolong, ternyata kita berbeda dipersatukan Indonesia, beda suku budaya sehingga komitmen kita tidak secara simbolik, namun indonesia menunjukkan kepedulian atas nama kemanusiaan sudah diberikan sejak indonesia merdeka kepada negara yang terancam kelaparan dan yang mebutuhkan,” kata Mensos.

Dalam puncak peringatan hari kemanusiaan di Siosar tersebut dilaksakanakan penyaluran bantuan Jaminan Hidup untuk 624 KK warga Desa Kutarayat yang telah kembali dari pengungsian senilai Rp2.164.500.000, pemberian Paket Sembako sebanyak 1.011 paket untuk penghuni hunian tetap Siosar dan penerima jaminan hidup dari Desa Kutarayat senilai Rp 202.200.000.

BACA JUGA  Pemerintah Jangan Anaktirikan Korban Erupsi Sinabung

Selain itu Mensos didampingi Gubsu Erry menyerahkan juga bantuan penguatan kearifan lokal dan keserasian sosial di Desa Perbaji, Kecamatan Tiganderket, senilai Rp 159.000.000, Penyaluran bantuan Program Keluarga Harapan untuk 9.052 keluarga senilai Rp 17.108.280.000, Bantuan Rastra untuk 19.042 keluarga senilai Rp26.118.007.200,  Bantuan Sosial Disabilitas untuk 5 jiwa senilai Rp 15.000.000 dan Bantuan Sosial Lanjut usia untuk 25 jiwa senilai Rp. 50.000.000, pembagian kacamata, Donor Darah dan Paket Anak kepada 300 anak oleh Yayasan Surya Kebenaran Internasional (YSKI) Sumatera Utara.

Selain itu dilakukan pelayanan kegiatan dukungan psikososial dan kesehatan oleh MDMC dan Tagana, pembagian paket sembako untuk 300 keluarga oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan pembagian paket sembako untuk 1.000 keluarga oleh Bank Mandiri dan pelepasan relawan Bank Mandiri untuk diterjunkan dalam rangka pencairan PKH di Kabupaten Batubara. (ts-02)