1.637 Rumah di Asahan Terendam Banjir

426
Banjir di Desa Taman Sari Kecamatan Pulo Bandring Kabupaten Asahan, Sabtu (16/9/2017) mengakibatkan ribuan rumah terendam. (tobasatu.com).

tobasatu.com, Asahan l Sejumlah kawasan di Kabupaten Asahan kembali dilanda bencana banjir. Sebanyak 1.637 rumah di tergenang air dengan ketinggian 30 cm  hingga 120 cm, Sabtu, (16/8/2017).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Asahan Syarifuddin Harahap menjelaskan, banjir diakibatkan tingginya intensitas curah hujan  dimulai  pukul 17.30WIB, Jumat (15/9/2017) hingga pukul 04.30WIB Sabtu (16/9/2017) hampir di seluruh wilayah Kabupaten Asahan.

Kantor Camat Kecamatan Buntu Pane tergenang air dengan ketinggian 40 cm, Sabtu (16/9/2017). (tobasatu.com).

Banjir diperparah dengan banjir kiriman dari hulu sungai yang ada di Kabupaten Simalungun. Tingginya debit air tak dapat ditampung dinding Sungai Aek Silau dan Sunga Sei Piasa, sehingga meluap ke jalan dan ke pemukiman warga.

“Banjir melanda 20 desa, di 7 kecamatan. Sebanyak 1.637 rumah tergenang air dari ketinggian 30 cm hingga 120 cm,” kata Syarifuddin kepada tobasatu.com.

Adapun 7 kecamata terdampak banjir yaitu, Kecamatan Buntu Pane; Kecamatan Setia Janji; Kecamatan Tinggi Raja; Kecamatan Pulo Bandring; Kecamatan Rahuning; Kecamatan Pulau Rakyat; dan Kecamatan Aek Ledong.

Diperkirakan, kata Syarifuddin, banjir akan terus bergeser ke wilayah hilir yang lebih rendah hingga pukul 06.00WIB. “Ketinggian air diperkirakan setinggi 30 cm hingga 60 cm,” katanya.

Syarifuddin mengaku, telah mendirikan dapur umum dan pos tanggap bencana, serta menyaluarkan bantuan ligiatik berupa beras, telur, mi instan dan lainnya, guna memberikan bantuan kepada warga yang terkena bencana banjir. (ts-20)

BACA JUGA  3 Desa di Asahan Masih Terendam Banjir
Loading...
loading...