Dibawah 30 Persen, Serapan Anggaran 2 OPD Asahan Dinilai Rendah

385

tobasatu.com, Asahan l Penyerapan anggaran di dua Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) Kabupaten Asahan terbilang rendah. Meski telah memasuki akhir triwulan ketiga, serapan anggaran belum mencapai 30%.

“Ada dua OPD yang serapan anggarannya masih rendah. Karena hingga Agustus, serapan anggaran belum sampai 30%. Idealnya, sudah harus masuk diangka 50%,” kata Plt Kadis Kominfo Rahmat Hidayat Siregar kepada tobasatu.com, di Kisaran, Senin, (25/9/2017).

Adapun kedua OPD tersebut yaitu Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU PR), dan di Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim). Realisasi belanja di Dinas PUPR yang terdiri dari belanja langsung maupun belanja tidak langsung sebesar Rp. 47.852.181.933 atau 26.84% dari Rp.178.264.926.371.

“Sedangkan realisasi belanja pada Dinas Perkim justru lebih rendah, yaitu Rp. 5.135.856.441 atau 17,79 % dari Rp. 28.863.666.447,” sebutnya.

Kendati demikian, menurut Hidayat, penyerapan anggaran pada kedua dinas tersebut akan terus meningkat seiring dengan intensifnya pelaksanaan proyek yang sedang berjalan pada September. Rendahnya penyerapan anggaran lebih kearah mekanisme administrasi, dan bukan dikarenakan “kesengajaan”.

“Kegiatan kedua OPD tersebut lebih banyak kegiatan fisik. Kalau kegiatannya, sudah banyak yang selesai dan sedang berjalan. Jadi, tinggal menunggu proses administrasinya saja,” katanya.

Sementara itu, lanjut Hidayat, total belanja daerah Kabupaten Asahan TA 2017 hingga Agustus mencapai Rp. 766.977.363.538 atau 49.21% dari Rp. 1.558.665.566.423. Ia mengaku optimis bahwa realisasi anggaran dapat terserap optimal hingga akhir tahun. (ts-20)

BACA JUGA  59 Peserta Uji Kemampuan Untuk Duduki Jabatan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemkab Asahan
Loading...
loading...