Pasar Pringgan Kembali Dikuasai Pemko Medan

849
Tim Gabungan Pemko Medan saat melakukan eksekusi Pasar Pringgan, Selasa (26/9/2017),. (tobasatu.com).

tobasatu.com, Medan | Pasar Pringgan di Jalan Iskandar Muda Medan yang merupakan asset Pemko Medan, kini sudah kembali ke tangan Pemko. Meski proses pengambilalihan sempat berlangsung ricuh, namun tim gabungan berhasil membuat PT Triwira Loka Jaya menyerahkan asset tersebut, Selasa (26/7/2017).

Selanjutnya, Badan pengelola Keuangan Aset Daerah  Kota Medan dan PD Pasar Kota Medan akan mempersiapkan langkah lanjutan pasca pelaksanaan pengambilalihan dilakukan.

Sebelum proses pengambilalihan dilakukan, sebanyak 44 orang  tim gabungan yang terdiri dari unsur Satpol PP, PD Pasar, Denpom I/5 Medan, Kodim 0201/BS, Polrestabes Medan, Dinas Perhubungan serta jajaran Kecamatan Medan Baru lebih dahulu menggelar apel di Taman gahaj Mada Jalan Gajah Mada sekitar pukul 14.00 WIB.

Kasatpol Kota Medan M Sofyan yang bertindak sebagai koordinator memberikan arahan agar proses pengambilalihan yang dilakukan tetap mengedepankan tindakan persuasif. Dikatakannya, tugas ini dilaksanakan berdasarkan Surat Walikota Medan No.593.5/10102 tanggal 22 September 2017.

“Apa yang kita lakukan ini untuk penegakan perda yaitu pengambilaihan aset tanah dan bangunan serta fasilitas lainnya yang berada di Pasar Peringgan. Hal ini terkait dengan berakhirnya Perjanjian Kerjasama Pembangunan kembali dan pengelolaan eks Pasar Peringgan No.511.2/20399 tanggal 10 Oktober 1991 antara Pemko Medan dengan PT Triwira Loka Jaya tanggal 23 Mei 2016,” kata Sofyan.

Usai memberikan arahan, Sofyan beserta tim gabungan selanjutnya bergerak menuju Pasar Peringgan.  Yang menjadi objek utama pegambilalihan aset ini yakni kantor berukuran lebih kurang 8 x 12 meter yang berada di basement (tempat parkir). Namun upaya itu dihalang-halangi puluhan pihak PT Triwira Loka Jaya (TLJ) beserta kuasa hukumnya.

Sempat terjadi perdebatan yang cukup alot, sebab pihak PT TLJ menolak keras pengambilalihan tersebut. Namun Sofyan didampingi Kabag Perlengkapan dan Layanan Pengadaan Setdakot Medan SI Dongoran dan Kabag Hukum Sulaiman tetap bersikukuh melakukan penegakan perda tersebut.

BACA JUGA  Masyarakat Diminta Sukseskan Porwil ke V Kota Medan

“Jika bapak-bapak keberatan dengan tindakan penegakan perda yang kami lakukan ini, silahkan tempuh jalur hukum. Kami  datang untuk melaksanakan tugas. Tolong jangan halang-halangi kami!” tegas Sofyan.

Aksi saling dorong pun sempat terjadi namun Sofyan terus menginstruksikan tim gabungan maju dan mengambil alih kantor tersebut. Upaya tersebut berhasil, puluhan pria yang coba menghalangi berhasil dihalau. Selanjutnya tim gabungan berhasil membuka dinding alumunium bagian depan.

Sebagian dari puluhan pria itu bertahan di dalam kantor. Kembali Sofyan memerintahkan mereka untuk menyingkir dan memberikan waktu 10 menit  agar mengosongkan tempat tersebut. Setelah waktu yang diberikan habis, Sofyan kembali menginstruksikan tim gabungan untuk maju kembali sehingga memaksa puluhan pria yang semula bertahan akhirnya menyingkir.

Usai menguasai kantor tersebut, tim gabungan selanjutnya membuka dinding samping yang ditutupi triplek dan menyisakan ruangan kaca.  Setelah itu diikuti dengan mengosongkan seluruh isi kantor seperti lemari, meja dan komputer. Kemudian ruangan tersebut ‘dikuasai’ pihak PD Pasar Kota Medan.

Bersamaan itu Dirut PD Pasar Rusdi Sinuraya  datang dan berkoordinasi dengan Sofyan dan aparat dari Kodim 0201/BS dan Polrestabes Medan. Setelah itu Sofyan minta kepada para pedagang yang sempat panik dengan proses  penegakan perda tersebut untuk melanjutkan aktifitas jual-beli kembali.

Kemudian beberapa pegawai Bagian Perlengkapan dan Layanan Pengadaan menempelkan kertas di lima titik berisikan, “Gedung Ini Di Bawah Pengawasan Pemko Medan Tertanggal 26 September 2017”.  Kegiatan ditutup dengan menggelar apel kembali  di jalan sisi sebelah kanan Pasar Peringgan yang dimpimpin Kasatpol PP. (ts-02)

Loading...
loading...