Rumah Pembuatan SIM Palsu Digrebek, Barbutnya Jutaan

149
Ilustrasi Surat Izin Mengemudi (SIM). (tobasatu.com)

tobasatu.com, Medan | Sebuah rumah kontrakan yang berada di Jalan Setia Luhur, Gang Arjuna, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Helvetia, Medan, Sumatera Utara, yang dijadikan sebagai pabrik pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) palsu Kamis (28/9/2017) malam, digrebek oleh petugas Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut.

Hasilnya, dari lokasi petugas menemukan 1 ton lebih atau jutaan lembar blangko SIM bekas yang sudah tidak dipergunakan untuk dipalsukan menjadi SIM baru.

Selain menyita jutaan lembar SIM bekas, polisi juga menyita sejumlah alat untuk pencetakan SIM, komputer, alat scanning, serta alat laminating.

Untuk mengelabuhi petugas, pelaku menyimpan SIM tersebut dibeberapa tempat, seperti dalam speaker, bawah tempat tidur, dan dalam puluhan goni. Dirkrimum Polda Sumut, Kombes Pol Nurfallah yang memimpin langsung penggerebekan beserta dengan tim mengatakan, pengungkapan telah dimulai dengan melakukan penyelidikan dua minggu.

“Ada tiga orang pelaku yang kita amankan dari lokasi yakni HR, RF dan IR sementara atas nama H masih buron,” ungkap Nurfallah kepada wartawan. Dari pemeriksaan sementara, pelaku sudah berhasil membuat 70 SIM yang sudah dijual pada masyarakat.

Sementara itu disebut-sebut seorang oknum polisi berpangkat Bripka, bertugas di Poldasu. Ia diduga berperan membekingi operasi pembuatan SIM palsu ini. (ts-03)