Gubernur Usulkan Mahasiswa Jalani Tes Urin Saat Seleksi Masuk Perguruan Tinggi

760
Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi menghadiri Tabligh Akbar Deklarasi Sadar Bahaya Narkoba dan Pelantikan Relawan Al Washliyah Anti Narkoba yang dilaksanakan PW Al Washliyah Sumatera Utara bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BBN) Provinsi Sumut di Kampus Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al Wasliyah, Jl. Garu 2 Medan Kamis (2/11/2017). (tobasatu.com).

tobasatu.com, Medan | Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi meminta kepada pihak kampus mensyaratkan tes bebas narkoba pada seleksi calon mahasiswa perguruan tinggi.

Tujuannya guna memotivasi para calon mahasiswa terhindar dari penyalahgunaan narkoba dan agar tidak ada pengguna/ pecandu narkoba berada di lingkungan kampus.

“Narkoba sudah menjadi bahaya laten dan sudah menjadi musuh utama kita, oleh karena itu kita semua harus ikut memerangi narkoba agar jangan terus meluas dan harus kita tekan peredarannya, serta masyarakat juga harus memahami bahaya yang sangat luar biasa diakibatkan narkoba ini,” ujar Tengku Erry Nuradi.

Hal tersebut disampaikan Gubernur pada acara Tabligh Akbar Deklarasi Sadar Bahaya Narkoba dan Pelantikan Relawan Al Washliyah Anti Narkoba yang dilaksanakan Pengurus Wilayah (PW) Al Washliyah Sumatera Utara bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BBN) Provinsi Sumut di Kampus Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al Wasliyah, Jl. Garu 2 Medan Kamis (2/11/2017).

Erry menyampaikan bahawa Jumlah pengguna narkoba dari hari ke hari terus meningkat. Pengguna narkoba saat ini tidak mengenal usia, pekerjaan, jenis kelamin, suku dan agama telah terjangkit narkoba dan dapat merubah diri seseorang.  “Seperti contoh ada seorang anak yang membunuh orang tuanya karena narkoba,” ujarnya.

Erry mengingatkan kepada Pengurus Al Washliyah agar pada seleksi penerimaan mahasiswa baru hendaknya dilaksanakan tes urin agar tidak ada pengguna/ pecandu narkoba berada di lingkungan kampus.

Menurut catatan yang ada dari BNN Pusat bahwa narkoba telah menjakiti seluruh lapisan masyarakat baik anak kecil, pelajar, mahasiswa, Pekerja, PNS TNI dan Polri.

“Oleh karena itu kita semua harus ikut memerangi narkoba,” harap Erry.

Dikatakan Gubernur, pada tahun 2011 sebanyak 2,2 persen rakyat Indonesia atau lebih kurang 3,8 juta jiwa terindikasi narkoba. “Sekarang di tahun 2017 ini menurut catatan yang ada,  jumlahnya bertambah lagi menjadi 5,1 juta jiwa. Dan jumlahnya terus meningkat termasuk di Sumatera Utara,” ujarnya.

BACA JUGA  Empat Pria Disergap Saat Mengecak Ganja

Pada kesempatan itu juga Gubsu Erry membuat kuis dadakan dengan mengajukan beberapa pertanyaan kepada dosen, Guru, Siswa dan mahasiswa serta keluarga besar Al Washliyah yang hadir . Bagi berhasil menjawab pertanyaan dengan benar Gubsu memberikan hadiah.

Erry juga mengajak Kepala BBN Provinisi Sumut Brigjen Pol Andi Loedianto dan Ketua PW Al Washliyah Sumut Saiful Akhyar Lubis untuk menunjuk siapa yang akan diberikan pertanyaan oleh Gubsu.

Hadir pada kesempatan itu Anggota DPRD Provinsi Sumut Zahir, M.AP, Sekretaris DPRD Sumut Erwin SH Sekretaris PW Alwashliyah Isma Fadli dan Pengurus daerah Al Washliyah.

Ketua PW Al Washliyah Sumut Saiful Akhyar Lubis melaporkan Pelaksanan acara serupa juga akan dilaksanakan di 3 daerah di Sumut. Setelah di Kota Medan selanjutnya,  tanggal 8 November akan dilaksanakan di Kabupaten Batubara dilanjutkan tanggal 9 November di Kota Tanjung Balai dan melibatkan seluruh pengurus- pengurus daerah Al Washiyah tingkat Kabupaten/kota beserta seluruh warga Al Washliyah yang ada di Sumatera Utara. (ts-02)