IRT Asal Aceh Diringkus Bawa 1 Kilogram Sabu

82

tobasatu.com, Medan | FTH, wanita asal Desa Abuek Tingkeum, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, diringkus personel Sat Narkoba Polrestabes Medan. Ibu rumah tangga berusia 37 tahun ini ditangkap lantaran membawa 1 kilogram sabu untuk diedarkan ke Medan.

Dari pengakuanya, sabu tersebut dipesan oleh sesorang yang berada di Lapas Tanjung Gusta Medan.

“Pengakuan tersangka, barang ini nantinya diambil oleh seseorang yang berada di lapas. Dia mengaku juga tidak mengenalinya, selama ini berhubungan melalui telepon, dan masih kita selidiki,” ungkap Kasat Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Ganda Saragih didampingi Wakasat Narkoba Kompol Daniel Marunduri, Senin (13/11).

Lanjut dikatakan Ganda, untuk mengantarkan sabu-sabu tersebut, FTH diberi upah sebesar Rp10 juta. Sabu tersebut, kata Kasat diduga berasal dari Malaysia yang berhasil diungkap petugas BNN Pusat beberapa waktu lalu.

“Kalau kita perhatikan kemasannya ada huruf “CP” persis dengan sabu yang diungkap BNN Pusat beberapa waktu lalu. Sabu-sabu itu ada yang ditanam di dalam tanah di daerah Bireun. Mungkin saja ini barang bukti yang belum terungkap,”terangnya.

Ia mengatakan, FTH diringkus setelaha pihaknya mendapat informasi dari masyarakat dan ahirnya berhasil meringkus tersangka di sekitar Jalan Gagak Hitam, Kelurahn Sei Seikambing B, Kecamatan Sunggal.

Sementara itu FTH kepada wartawan mengaku kalau dirinya baru kali ini melakoni peran sebagai pengantar sabu. Janda tiga anak ini terpaksa melakukan perbuatan melanggar hukum lantaran terdesak kebutuhan ekonomi. “Suami saya sudah lama meninggal dunia. Saya tidak bekerja, jadi terpaksa melakukan ini,”katanya.

Ia juga mengatakan, kalau dia tidak kenal dengan pemilik sabu. Dia hanya diberi tugas untuk mengantar sabu itu ke Medan. (ts-03)