Didukung Partai Pendukung Ahok, Gerindra dan PKS Dikabarkan Tarik Dukungan dari Edy Rahmayadi

16911
Bakal Calon Gubernur Edy Rahmayadi dan bakal calon Wakil gubernur Musa Rajeckshah ketika mendatangi DPP Partai Nasdem di Jakarta, Jumat (5/1/2018).

tobasatu.com, Medan | Pasangan calon gubernur Edy Rahmayadi dan Musa Rajeckshah (Ijeck) diketahui telah mendapatkan dukungan Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN) dalam Pilgub Sumut 2018, yang belakangan dukungan juga bertambah dari Partai Nasdem.

Namun santer beredar kabar bahwa partai PKS dan Gerindra menarik dukungan terhadap mantan Pangkostrad itu, karena Edy juga belakangan didukung Nasdem, partai pendukung Ahok dalam Pilgub DKI tahun 2017. Kedua partai ini disebut-sebut tak sudi berkoalisi dengan partai pendukung penista agama.

Apalagi diketahui sebelumnya Ahok merupakan calon yang diusung Gerindra, namun belakangan membangkang dan memilih meninggalkan partai yang telah menghantarkan kemenangannya itu.

Informasi yang beredar, Sabtu (6/1/2017), Gerindra disebut-sebut akan menarik dukungan dari Edy Rahmayadi, sebelum dilakukan pendaftaran bakal pasangan calon (Paslon) secara resmi ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut yang dijadwalkan pada 8-10 Januari 2018.

Baik Gerindra maupun PKS disebutkan tak ingin perolehan suara mereka jatuh pada Pemilu 2019 mendatang, karena mendukung calon yang juga didukung partai yang sebelumnya membela penista agama.

Anggota Dewan Penasehat DPP Partai Gerindra, H Raden Muhammad Syafii ketika dikonfirmasi soal kebenaran informasi ini menyatakan, meski menarik dukungan tidak semudah yang dibayangkan namun tidak ada hal yang mustahil di dalam politik, sebelum dilakukan pendaftaran pasangan calon secara resmi ke KPU setempat.

Namun menurut Raden Syafii yang akrab disapa Romo ini, dukungan terhadap calon kepala daerah baik gubernur maupun bupati dan walikota sepenuhnya merupakan hak prerogative dari Ketua Dewan Pembina dalam hal ini Prabowo Subianto, yang juga Ketua Umum DPP Partai Gerindra.

“Apakah dukungan ini juga akan ditarik atau tidak, sepenuhnya merupakan kewenangan dari Pak Prabowo, jadi kita lihat saja nanti saat pendaftaran ke KPU,” sebut Raden Syafii.

Sementara Satrya Yudha Wibowo selaku Ketua Bidang Pemenangan Pemilu dan Pilkada DPW PKS Sumut ketika dikonfirmasi soal kebenaran informasi tersebut membantahnya. Menurut Satrya, hingga kini PKS masih tetap mengamankan keputusan DPP PKS yang mendukung Edy Rahmayadi dalam Pilgub Sumut 2018.

“PKS Sumut sampai saat ini masih mengamankan keputusan DPP mendukung Edi-Ijeck,” sebut Satrya.

Partai Nasdem sendiri sebelumnya diketahui telah mendeklarasikan dukungan kepada petahana Tengku Erry Nuradi yang juga Ketua DPW Partai Nasdem Sumut, namun belakangan mengalihkan dukungan tersebut, karena petahana diketahui telah kehilangan dukungan dari partai pendukungnya yakni Golkar dan PKPI. (ts-02)

Loading...
loading...